Surabaya (beritajatim.com) – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengeluarkan kebijakan baru menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 dengan melarang penonton membawa botol minum isi ulang atau reusable water bottle ke seluruh stadion pertandingan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 2 Juni 2026 setelah FIFA memperbarui Stadium Code of Conduct atau aturan perilaku penonton di stadion. Sebelumnya, penonton masih diperbolehkan membawa botol plastik transparan yang kosong. Namun dalam aturan terbaru, seluruh jenis botol isi ulang, gelas, kaleng, dan wadah serupa masuk dalam daftar barang terlarang.
FIFA menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi alasan keamanan. Organisasi sepak bola dunia itu menilai benda-benda tersebut berpotensi menimbulkan cedera apabila dilempar ke lapangan atau ke area tribun selama pertandingan berlangsung.
Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa keselamatan pemain, ofisial pertandingan, petugas keamanan, dan penonton menjadi prioritas utama selama turnamen berlangsung.
Kekhawatiran Muncul karena Cuaca Panas
Keputusan FIFA langsung memicu perdebatan di kalangan suporter dan pemerhati lingkungan. Pasalnya, sejumlah kota tuan rumah diperkirakan akan mengalami suhu cukup tinggi selama berlangsungnya Piala Dunia.
Beberapa pertandingan dijadwalkan berlangsung di wilayah yang diperkirakan memiliki suhu antara 26 hingga 28 derajat Celsius atau bahkan lebih tinggi pada siang hari. Kondisi tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan bagaimana penonton dapat menjaga kebutuhan cairan tubuh selama berada di stadion.
Selain persoalan kesehatan, kelompok lingkungan juga menyoroti potensi meningkatnya penggunaan botol plastik sekali pakai akibat kebijakan tersebut.
FIFA Siapkan Stasiun Hidrasi
Menanggapi kekhawatiran tersebut, FIFA memastikan bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan bersama pemerintah lokal dan panitia tuan rumah.
Beberapa fasilitas yang akan tersedia di sekitar stadion meliputi stasiun hidrasi, area kabut air (misting area), tenda pendingin (cooling tents), serta fasilitas penyediaan air minum bagi penonton. FIFA juga menyatakan harga air minum di stadion akan mengikuti kebijakan harga yang berlaku pada acara olahraga lainnya di venue yang sama.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya FIFA menghadapi tantangan cuaca panas yang telah lama menjadi perhatian menjelang turnamen terbesar sepanjang sejarah sepak bola tersebut.
Piala Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan yang digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan diperkirakan menarik jutaan penonton dari seluruh dunia. Dengan skala penyelenggaraan yang jauh lebih besar dibanding edisi sebelumnya, FIFA menyebut penyesuaian aturan keamanan menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran kompetisi.
Meski menuai kritik, larangan membawa botol minum isi ulang kini resmi menjadi salah satu aturan baru yang wajib dipatuhi seluruh suporter yang akan menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 secara langsung di stadion. [kun]




