Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata Tanpa Persetujuan Hizbullah

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Lebanon dan pejabat zionis Israel mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Kesepakatan ini dicapai setelah melalui putaran keempat perundingan intensif yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Washington.

"Kesepakatan ini merupakan perwujudan keputusan negara Lebanon yang merdeka dan berdaulat," jelas Dubes Lebanon untuk Amerika Serikat, Nada Hamadeh Moawad, yang dikutip Breaking News pada Kamis 4 Juni 2026.

Salah satu poin utama dalam perjanjian tersebut adalah pembentukan sejumlah zona keamanan percontohan di dalam wilayah Lebanon. Zona-zona ini dirancang khusus untuk melarang poros perlawanan Hizbullah memasuki wilayah tersebut, guna menjamin stabilitas keamanan pasca-konflik.
  Baca juga: Menlu Iran Sebut Tidak Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS
Dalam perjanjian yang diumumkan oleh duta besar kedua belah pihak, gencatan senjata ini akan berlaku di seluruh wilayah Lebanon. Sebagai bagian dari implementasi, tentara pemerintah Lebanon diminta untuk mengambil alih kendali penuh atas wilayah-wilayah yang sebelumnya sempat direbut oleh pasukan Israel selama masa invasi.

"Unit-unit khusus tentara Lebanon akan mengambil alih wilayah tersebut, mereka akan memperluas kemampuan mereka untuk merebut wilayah, dan memastikan bahwa Hizbullah tidak kembali ke wilayah tersebut, dan secara bertahap kita akan mencapai keadaan normalisasi antara kedua negara," ungkap Dubes Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel  Leiter.

Meskipun kesepakatan tingkat negara telah tercapai, jalan menuju perdamaian antara Israel dan kelompok Hizbullah masih belum menemui titik terang. Hingga saat ini, pihak pejuang Hizbullah menyatakan tidak mau terlibat dalam pembicaraan yang berlangsung antara pemerintah Lebanon dan rezim Israel. 

Hal ini memicu pertanyaan mengenai efektivitas penerapan zona keamanan di lapangan, mengingat belum ada kejelasan teknis tentang bagaimana zona tersebut akan dibentuk dan diawasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Masih Maraton Geledah Usai Tahan Dadan Hindayana Cs
• 1 jam laludetik.com
thumb
SUV Listrik Baru Xpeng Laris 24 Ribu Unit dalam 12 Jam
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: MBG Lebih dari Program Makan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye KPK, Digiring ke Mobil Tahanan
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC 2026: Iran Jadi Lawan Perdana
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.