Ringkasan Berita
- Kota Kediri menjadi salah satu tuan rumah Perkemahan Wirakarya Jatim 2026.
- Program unggulan berupa renovasi tiga rumah tidak layak huni (RTLH).
- Pembenahan rumah melibatkan anggota Pramuka dari tingkat daerah hingga cabang.
- Kegiatan mengedepankan gotong royong, kepedulian sosial, dan pendidikan karakter.
Kediri (beritajatim.com) – Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 akan digelar di Kota Kediri dengan membawa program sosial renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kota Kediri menjadi salah satu daerah yang dipilih oleh Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk menjalankan program tersebut, dengan tiga rumah warga yang akan mendapatkan bantuan pembenahan.
Kepastian itu mengemuka saat Wali Kota Kediri sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menerima kunjungan Waka 1 Bina Muda Kwarda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak beserta rombongan di Kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Rabu (3/6/2026).
Vinanda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kediri sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan Perkemahan Wirakarya bukan sekadar agenda kepramukaan, melainkan juga wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Sebuah kehormatan bagi kami bisa menerima kedatangan Ibu beserta rombongan untuk melihat bagaimana keaktifan kegiatan Pramuka di Kota Kediri. Kami berterima kasih Kota Kediri dipilih menjadi salah satu penerima bantuan pembenahan Rumah Tidak Layak Huni. Ini kesempatan baik bagi kami,” ujar Vinanda Prameswati.
Pramuka Hadir Memberi Solusi Nyata untuk Masyarakat
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menilai program renovasi RTLH menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berfokus pada pembinaan karakter, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka dilatih untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Nanti yang ikut membantu pembenahan RTLH adalah anak-anak Pramuka baik dari Kwarda Jatim maupun Kwarcab Kota Kediri. Terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan. Ini suatu kehormatan bagi kami,” jelasnya.
Vinanda berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri, Kwarda Jatim, dan Kwarcab Kota Kediri dapat terus diperkuat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
Kwarda Jatim Dorong Pramuka Produktif dan Peduli Sosial
Waka 1 Bina Muda Kwarda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak mengungkapkan bahwa program pembenahan RTLH merupakan salah satu agenda yang secara konsisten dijalankan oleh Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun konsep Pramuka Produktif, yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan perkemahan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Di program ini ada life skill seperti gotong-royong dan kepedulian. Itu yang ingin kita bangun di era saat ini. Dimana anak-anak mulai individualisme dan lebih aktif di gadget daripada bersosialisasi,” ungkap Arumi.
Menurutnya, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi anggota Pramuka yang terlibat secara langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain Kota Kediri, terdapat tiga daerah lain yang terpilih sebagai lokasi pelaksanaan program serupa, yakni Kota Malang, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Magetan. Jumlah rumah yang diperbaiki di masing-masing daerah disesuaikan dengan kemampuan dan dukungan lokal yang tersedia.
Yang menjadi keunikan program ini adalah keterlibatan anggota Pramuka dalam proses teknis pembenahan rumah. Mereka akan membantu pekerjaan renovasi ringan, sedang, hingga berat dengan tetap berada dalam pengawasan dan supervisi yang memadai.
Diperkuat Program Ketahanan Pangan
Selain program renovasi RTLH, Kwarda Jatim juga mengembangkan program ketahanan pangan di lingkungan kepramukaan. Di Kantor Kwarcab Kota Kediri, program tersebut telah berjalan melalui budidaya ikan lele serta pengembangan tanaman produktif.
Arumi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kediri dan Kwarcab Kota Kediri yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menyukseskan berbagai program kepramukaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Saya berterima kasih sekali kepada Bu Wali. Kwarcab Kota Kediri responnya luar biasa dan kompak,” imbuhnya.
Rumah Djumilah Jadi Salah Satu Sasaran Renovasi
Dalam kunjungan tersebut, Vinanda Prameswati dan Arumi Bachsin Emil Dardak meninjau langsung salah satu penerima bantuan renovasi RTLH, yakni rumah milik Djumilah (63) di Kelurahan Bangsal, Kota Kediri.
Djumilah mengaku bersyukur rumahnya terpilih menjadi salah satu penerima program pembenahan RTLH yang digagas Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi rumahnya. Renovasi dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pekan depan dengan fokus perbaikan pada beberapa bagian utama rumah.
“Saya sangat berterima kasih kepada Mbak Wali dan Bu Arumi telah mengunjungi rumah saya untuk melihat kondisinya. InsyaAllah perbaikannya mulai minggu depan. Beberapa yang diperbaiki seperti atap rumah, kamar mandi dan juga dapur,” ujarnya.
Program renovasi RTLH dalam Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian warga penerima manfaat, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda melalui keterlibatan aktif anggota Pramuka. [nm/kun]




