Ketum Aisyiyah Ungkap Tujuh Kunci Pendidikan Karakter agar Anak Terhindar dari Perilaku Menyimpang

republika.co.id
6 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah menegaskan bahwa pendidikan karakter yang kuat sejak dini menjadi kunci utama untuk mencegah anak terjerumus ke dalam berbagai perilaku menyimpang seperti homoseksual.

Menurut Salmah, keluarga memiliki peran paling penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar yang akan membentuk kepribadian anak hingga dewasa.

Baca Juga
  • Wakapolri Lantik 1.848 Perwira Baru, Mayoritas akan Bertugas di Polda dan Polres
  • Terbukti Terima Gratifikasi Eks Wamenaker Noer Divonis 4 Tahun dan 6 Bulan Penjara
  • Lion Parcel Perkenalkan Minipack untuk UMKM dan Pelaku Bisnis Online

"Kita harus menanamkan keimanan dan ketakwaan sejak dini. Iman menjadi fondasi utama agar anak memiliki pegangan hidup yang kuat di tengah berbagai tantangan zaman," ujar Salmah saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (4/6/2026).

Dia mengungkapkan, setidaknya ada tujuh karakter utama yang perlu ditanamkan orang tua kepada anak. Pertama, memperkuat keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, anak harus dibekali keyakinan yang kuat kepada Tuhan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai pemikiran yang menjauhkan mereka dari nilai-nilai agama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kecenderungan anak muda sekarang adalah semakin jauh dari agama, bahkan ada yang mulai bersikap agnostik. Karena itu penanaman iman harus dimulai sejak kecil," ucapnya.

Ciri khas santri yang belajar di pesantren - (Republika)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Summit 2026 Pertemukan Pemimpin dan Generasi Muda Bahas Masa Depan Indonesia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Islah Bahrawi Diperiksa Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Penghasutan
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Kemenag Usul Alokasi Anggaran Rp9,6 Triliun Untuk Kesejahteraan Guru Pendidikan Agama
• 51 menit lalunarasi.tv
thumb
Kronologi Mobil Box Terguling di Jakbar Bikin Muatan Biji Plastik Berserakan
• 13 jam laludetik.com
thumb
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.