Pangkoarmada RI dan Angkatan Laut Korea Selatan Bahas Kerja Sama Pertahanan di Atas KRI Bima Suci

pantau.com
20 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berupaya mempererat hubungan bilateral dengan Angkatan Laut Korea Selatan melalui kegiatan Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida (KJK) 2026 yang berlangsung di Busan Naval Base, Korea Selatan, pada 3 Juni 2026.

Penguatan hubungan tersebut dilakukan saat Panglima Komando Armada RI (Pangkoarmada RI) Denih Hendrata bertemu Deputy Commander Republic of Korea Fleet (ROK Fleet) Lee Namgyu di atas KRI Bima Suci yang sedang bersandar di pangkalan tersebut.

Ia mengungkapkan, "Pertemuan berlangsung di tengah rangkaian Operasi Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida di Busan Korea Selatan."

Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Maritim

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Pembahasan mencakup penguatan kerja sama militer, rencana kolaborasi di bidang pertahanan maritim, serta pengembangan hubungan bilateral kedua negara.

Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Operasi Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida 2026 yang dijalankan TNI AL.

TNI AL berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Penguatan hubungan bilateral tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pertahanan dan maritim.

KRI Bima Suci Jadi Sarana Diplomasi Budaya

Selain membahas kerja sama pertahanan, Denih turut memperkenalkan berbagai aspek budaya Indonesia kepada jajaran Angkatan Laut Korea Selatan.

Pengenalan budaya dilakukan melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang dibawakan oleh Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dan prajurit KRI Bima Suci.

Setelah pertemuan resmi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan dek KRI Bima Suci dan perkenalan dengan para taruna peserta Kartika Jala Krida.

Denih mengungkapkan, "Saya juga berharap pelayaran muhibah KRI Bima Suci tidak hanya menjadi sarana pendidikan bagi Taruna Akademi Angkatan Laut, tetapi juga berperan sebagai wahana diplomasi maritim yang efektif dalam membangun hubungan baik dengan negara-negara sahabat."

Melalui program Kartika Jala Krida dan misi diplomasi maritim, TNI AL berupaya memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sony Sonjaya Bakal Ajukan Jadi Justice Collaborator, Siap Buka Nama Besar
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Uniqlo Plaza Indonesia Resmi Dibuka, Ada 4 Pengalaman Eksklusif yang Bisa Dicoba
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Jaga Stabilitas Harga Obat, BPOM Siapkan Relaksasi untuk Industri Farmasi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Belajar dari Sejarah, Koreksi Harga Emas Mungkin Belum Usai
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Anjlok 4,2 Persen ke Level 5.594, Saham Energi-Teknologi Tertekan | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.