BEI Gencar Rayu Investor Global Demi Pulihkan Pasar Modal RI

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas bursa mengaku gencar melakukan pendekatan terhadap komunitas investasi internasional guna mengembalikan kepercayaan pasar dan menggairahkan kembali aktivitas transaksi di pasar modal Indonesia.

Langkah proaktif Bursa Efek Indonesia (BEI) juga diwujudkan melalui serangkaian pertemuan tatap muka dengan sejumlah perwakilan kelompok investor global serta agenda roadshow ke berbagai institusi bursa di luar negeri.

Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan sedikitnya dua kali dengan kelompok investor global. Pertemuan itu dilakukan untuk memaparkan berbagai upaya stabilisasi dan penguatan pasar yang tengah berjalan. 

Selain itu, BEI menyerap berbagai aspirasi dan masukan dari para pengelola dana global demi memetakan arah pengembangan pasar modal ke depan.

“Paling tidak sudah ada dua kali pertemuan antara kami dengan kelompok investor global untuk menyampaikan apa yang sudah kita lakukan,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). 

Jeffrey menyatakan bahwa BEI berkomitmen penuh untuk memulihkan kepercayaan investor terhadap integritas pasar modal Indonesia. Guna mencapai target tersebut, BEI turut memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merumuskan kebijakan yang suportif.

Baca Juga

  • IHSG Ambrol 33%, BEI Tegaskan RI Akan Tetap di Kelas Emerging Market MSCI
  • BEI Pastikan Fundamental Pasar Solid, Jumlah Emiten yang Cuan Tertinggi 5 Tahun
  • BEI Gelar RUPST 29 Juni, Intip Visi Misi Calon Direksi Baru 2026-2030

“Tentu kita bersama-sama melakukan segala upaya yang bisa kita lakukan untuk bisa memulihkan kepercayaan tersebut,” pungkasnya. 

Senada, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan bahwa bursa saat ini tengah melancarkan aksi roadshow secara masif. Penetrasi ini tidak hanya menyasar ceruk pasar domestik, melainkan juga membidik basis investor institusi di luar negeri.

Melalui penjajakan kerja sama dengan beberapa bursa efek internasional dan perusahaan perantara pedagang efek (brokerage firm) asing, BEI berupaya membuka jalur penyerapan kapital yang lebih luas bagi para calon emiten. 

“Kita roadshow untuk mengambil demand side, baik di internal, domestik kita maupun ke luar negeri. Kami sudah bertemu dengan beberapa stock exchanges di luar untuk kerja sama, termasuk dari sisi brokerage firm asing,” tuturnya.  

Di sisi penawaran, Nyoman mengonfirmasi bahwa minat korporasi untuk menggelar pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO) masih berada dalam jalur yang sesuai proses. 

Hingga saat ini, bursa masih mengantongi 15 calon perusahaan terbuka yang masuk dalam antrean (pipeline) IPO untuk tahun ini.

Oleh karena itu, BEI meminta kepada seluruh calon emiten, manajemen, serta penjamin emisi efek untuk mempercepat pemenuhan dokumen serta respons terhadap tanggapan bursa agar momentum pelaporan keuangan tidak terlewati.

“Yang kami ingin sampaikan adalah bagaimana kita meng-encourage calon perusahaan tercatat, manajemen, dan underwriter speed up proses juga pada saat kita menyampaikan tanggapan, untuk segera disampaikan, sehingga due date dari laporan keuangan juga dapat sesuai,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Tersangka, Tunjuk Elza Syarief Jadi Pengacara
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia U-19 Sapu Bersih Dua Laga, Vietnam Masih Puncaki Grup A
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Viral Unggahan Soal Prostitusi di Gang Royal Jakut, Polisi: Lokasinya Tak ditemukan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Aliran PAM Mati Besok, Warga Jatipulo Jakbar Stok 8 Galon Air
• 16 jam lalukompas.com
thumb
BGN Tegaskan Kabar Penyaluran Dana SPPG dihentikan adalah Hoaks, Layanan Tetap Berjalan
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.