REPUBLIKA.CO.ID,Jamaah haji Indonesia yang baru sembuh dari sakit dan selesai menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi akan segera dipulangkan ke Indonesia, agar jamaah tersebut dapat fokus pada proses pemulihan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Dani Pramudya mengatakan bahwa jemaah yang baru keluar dari rumah sakit langsung masuk dalam daftar prioritas pemulangan ke Tanah Air.
Baca Juga
Dishub DKI Jakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Konser EXO dan Raisa
Jelang Pergerakan Jamaah Haji ke Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan
Perbandingan Jumlah Jamaah Haji yang Dirawat saat Armuzna dengan Tahun Lalu
Menurutnya, proses administrasi kepulangan dilakukan secepat mungkin melalui mekanisme tanazul atau pengalihan kelompok terbang (kloter) agar jamaah tidak perlu menunggu terlalu lama di Arab Saudi.
"Jamaah yang baru selesai menjalani perawatan akan kami dahulukan untuk pemulangan. Begitu keluar dari rumah sakit, proses administrasinya langsung kami percepat agar bisa segera kembali ke Indonesia," kata Dani saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Kamis (4/6/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dani menjelaskan bahwa tim kesehatan haji telah menyiapkan mekanisme khusus untuk menangani jemaah yang baru sembuh dari sakit.
Setelah dinyatakan boleh meninggalkan rumah sakit, jamaah akan diserahkan kembali kepada kloter masing-masing. Selanjutnya petugas kesehatan bersama petugas kloter segera mengurus proses tanazul agar jemaah dapat bergabung dengan kloter lain yang jadwal kepulangannya lebih dekat.
Infografis Haji tak Lagi di Musim Panas - (Republika)