jpnn.com, SUBANG - Pabrik milik PT BYD yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang, terbakar pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.
Hingga hari ini, polisi masih melakukan penyelidikan ihwal penyebab kebakaran yang diduga berasal dari puntung rokok itu.
BACA JUGA: Setop Alih Fungsi Lahan di Jawa Barat, Menteri Nusron Singgung Pabrik BYD dan VinFast
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, Polres Subang telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Dia menyebut, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut.
BACA JUGA: Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Progres Pabrik BYD, Masih Ada Persoalan Ini
"Ada dua saksi yang sudah dimintai keterangan. Dalam kejadian ini hanya kerugian materil dan tidak ada korban jiwa," kata Hendra saat dikonfirmasi, Kamis (4/6).
Hendra mengatakan, untuk saat ini polisi bersama pihak terkait masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran tersebut.
BACA JUGA: Pabrik BYD Belum Beroperasi Secara Aktif, Tetapi Sudah Diganggu Ormas
Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal penyebab kebakaran.
"Yang kebakar berupa kertas-kertas. Tapi karena asapnya tebal jadi dikira kebakaran besar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ucap dia.
Diketahui, sebuah video yang menampilkan kebakaran pabrik di PT BYD tersebar di media sosial.
Dalam sebuah unggahan akun Instagram bernama @ckpinfo, penyebab kebakaran itu diduga akibat puntung rokok.
Dalam keterangan rekaman video menyebutkan, informasi awal mengenai peristiwa tersebut disampaikan oleh salah seorang pekerja yang berada di lokasi kejadian.
Dia menyebut kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang memicu api hingga membesar dan melahap sebagian area bangunan.
"Min, BYD Subang kebakaran, karena puntung rokok min. Nggak ada korban jiwa, kejadiannya kemarin sore jam 14.15 WIB," ujarnya.
Dalam sejumlah rekaman video yang tersebar, terlihat asap tebal berwarna hitam pekat memumbung tinggi di area proyek.
Sejumlah pekerja tampak berhamburan keluar lokasi untuk menyelamatkan diri saat kobaran api mulai membesar. (mcr27/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Lewat Program Small Steps for Tomorrow, BYD Dorong Generasi Muda Wujudkan Mimpi Besar
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




