HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Bruno Moreira akhirnya meninggalkan Persebaya Surabaya setelah empat musim membela klub tersebut. Winger berusia 27 tahun itu memutuskan pergi ke klub Thailand, Port FC. Keputusan ini demi tampil di kompetisi tertinggi Asia, AFC Champions League Elite musim 2026/2027.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menjelaskan bahwa sudah mati-matian membujuk Moreira untuk bertahan. Bahkan setelah pertandingan melawan Persik Kediri, dia sempat berdiskusi langsung dengan Bruno mengenai masa depannya di klub.
Tavares mengaku sudah mencoba meyakinkan sang pemain untuk menerima kontrak baru dan tetap bertahan di Persebaya. “Setelah pertandingan terakhir, saya sempat berbicara langsung dengannya,” ujar Tavares di laman resmi klub dikutip harian.fajar.co.id, Jumat (5/6/2026).
“Saya mencoba meyakinkannya untuk bertahan dan menerima kontrak baru bersama Persebaya,” tambah Tavares.
Namun, jelas Tavares, Bruno menyampaikan bahwa dia memiliki beberapa tawaran dari luar Indonesia. Makanya ingin mempertimbangkan masa depannya bersama agen yang mendampinginya.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan Persebaya tidak bisa menahan keputusan Bruno untuk melanjutkan karier di tempat lain. Menurutnya, setiap pemain berhak menentukan langkah terbaik bagi karier dan keluarganya, terlebih Bruno masih memiliki potensi besar yang ingin terus dikembangkan.
“Pada akhirnya, dia memutuskan untuk melanjutkan karier di tempat lain. Tentu kami menghormati keputusan tersebut,” beber Tavares.
“Dalam sepak bola, setiap pemain memiliki hak untuk menentukan jalan terbaik bagi karier dan keluarganya,” terangnya.
Sebagai pelatih, Tavares hanya bisa berharap Bruno mendapatkan pengalaman dan kesuksesan yang lebih baik di Liga Thailand. Ia menyadari bertarung di kompetisi tersebut bukan perkara mudah dan menjadi tantangan tersendiri bagi pemain asal Portugal itu.
“Semoga sukses untuk Bruno dalam perjalanan karier berikutnya,” pungkas Tavares dengan penuh harap.





