Liverpool resmi menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Arne Slot yang dipecat. Pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun itu datang dengan reputasi mentereng setelah sukses membawa AFC Bournemouth mencatatkan musim terbaik dalam sejarah klub.
Iraola menjadi pilihan Liverpool setelah mengantarkan Bournemouth finis di peringkat keenam Liga Inggris musim lalu, sekaligus memastikan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut.
Dalam wawancara pertamanya sebagai pelatih Liverpool, Iraola mengaku antusias memulai petualangan barunya di Anfield.
“Benar-benar bersemangat, sangat bersemangat. Karena jelas Anda tahu tentang Liverpool, Anda tahu bahwa itu adalah klub besar, klub besar, salah satu yang terbesar di dunia,” kata Iraola seperti dilansir laman resmi klub, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, Liverpool memiliki daya tarik yang sulit ditolak oleh siapa pun. “Anda tidak perlu banyak hal untuk tertarik dengan Liverpool. Liverpool adalah Liverpool,” ujarnya.
Ia juga mengaku tertarik dengan atmosfer Anfield, dukungan para suporter, kualitas pemain yang dimiliki, hingga peluang bersaing memperebutkan gelar juara.
“Tapi jelas suasana, para pendukung, klub, para pemain, kesempatan bagi saya untuk melatih pemain tingkat atas, kesempatan untuk memperjuangkan gelar. Saya pikir itu tidak bisa lebih menarik dari ini. Sulit menemukannya. Jadi, sangat bersemangat untuk memulai,” lanjutnya.
Lahir di wilayah Basque, Spanyol, Iraola dikenal sebagai salah satu pemain penting Athletic Club Bilbao. Berposisi sebagai bek kanan, ia mencatatkan lebih dari 500 penampilan selama 12 musim bersama klub tersebut.
Selain itu, Iraola juga sempat memperkuat Timnas Spanyol dengan mengoleksi tujuh caps sebelum menutup karier bermainnya bersama New York City FC pada 2016.
Karier kepelatihannya dimulai pada 2018 saat menangani AEK Larnaca di Siprus. Bersama klub tersebut, ia berhasil mempersembahkan gelar Piala Super Siprus.
Setelah itu, Iraola melatih klub Segunda Division, Mirandes, sebelum bergabung dengan Rayo Vallecano pada 2020. Di musim pertamanya, ia sukses membawa Rayo promosi ke La Liga.
Prestasi itu membuka jalan baginya menuju Liga Inggris. Pada 2023, Bournemouth menunjuk Iraola sebagai pelatih kepala. Di bawah arahannya, The Cherries berkembang menjadi salah satu tim paling kompetitif di Premier League.
Puncaknya terjadi pada musim lalu ketika Bournemouth finis di posisi keenam klasemen setelah mencatatkan rangkaian 18 pertandingan tanpa kekalahan pada paruh kedua musim. Hasil itu mengantar klub tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Kini, tantangan yang lebih besar menanti Iraola di Liverpool. Ia akan segera memulai persiapan menghadapi musim baru dengan target mempertahankan daya saing The Reds di papan atas sepak bola Inggris dan Eropa. (bil/ipg)




