Penangkapan DPO Begal di Lampung Tengah saat Acara Hajatan Berujung Ricuh

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Sebuah video menunjukkan kericuhan saat acara hajatan warga di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6).

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat sejumlah warga marah. Beberapa bangku juga tergeletak di tengah jalan.

Perekam video mengatakan jika ingin menangkap lakukan di rumah. Ia juga menyebut polisi bertindak tidak sopan.

"Kamu kalau mau tangkap dia di rumah, jangan di tempat kami. Kamu orang bawa pistol sembarangan. Itu mama saya sudah pingsan," ujarnya.

"Kalau mama saya mati kalian tanggung jawab. Ini orangnya nih. polisinya nih. Polisi ga sopan, buser ga sopan," tambahnya sambil menyorot pria yang diduga anggota polisi.

Ingin Tangkap Buronan Begal

Terkait video tersebut, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, membenarkan adanya peristiwa itu. Ia mengatakan saat itu polisi hendak menangkap DPO alias buronan kasus begal.

Menurut Charles, polisi mendapatkan informasi pelaku berada di hajatan tersebut.

"Pelaku merupakan residivis kasus begal yang sudah lama buron. Saat itu anggota melihat keberadaannya dan langsung berupaya melakukan penangkapan," kata dia.

Namun, proses penangkapan mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga pelaku. Bahkan, anggota kepolisian disebut menjadi sasaran lemparan batu dan kursi.

"Ada masyarakat yang menghalangi proses penangkapan. Bukannya membantu, justru menyerang anggota dengan melempari batu dan kursi sehingga pelaku berhasil kabur," ungkapnya.

Akibat insiden tersebut, beberapa anggota polisi mengalami luka-luka setelah terkena lemparan benda keras.

Kerap Beraksi dengan Senjata Tajam

Buronan kasus begal itu kerap beraksi dengan membawa senjata tajam. Charles memastikan pelaku terlibat kasus begal dengan sebab terekam CCTV saat beraksi.

"Bukti CCTV sudah ada. Pelaku melakukan aksinya menggunakan senjata tajam. Kami sudah lama mencarinya dan kemarin terlihat sehingga langsung akan diamankan," jelasnya.

Akibat kericuhan tersebut, buronan yang telah ditangkap berhasil kabur.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku serta mendalami dugaan adanya pihak-pihak yang sengaja menghalangi proses penegakan hukum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jatim Jadi Kekuatan Ekonomi Kehutanan Terbesar Kedua di Indonesia
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pentagon Tertekan, Biaya Operasi Iran Bebani Anggaran AS
• 19 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Rafael Leao Berharap Arsenal dan MU, tetapi Baru Galatasaray yang Ajukan Tawaran
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Manchester United perpanjang kontrak kiper senior Tom Heaton
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Temas (TMAS) Bagikan Dividen Rp228 Miliar dari Laba 2025, Cek Jadwalnya
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.