BEIJING, KOMPAS.TV - Presiden China Xi Jinping akan berkunjung ke Korea Utara pekan depan. Informasi tersebut disampaikan kedua negara pada Jumat (5/6/2026).
Dilansir The Associated Press, pengumuman itu dikeluarkan sehari setelah Korea Utara mengungkap sebuah fasilitas baru untuk memproduksi bahan-bahan bom nuklir.
Sejumlah pakar menilai pengungkapan fasilitas baru tersebut menunjukkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, ingin mengukuhkan status negaranya sebagai negara berkekuatan nuklir menjelang kunjungan Xi.
Xi dijadwalkan akan berkunjung ke Korea Utara pada Senin (8/6/2026) hingga Selasa (9/6/2026). Dia terakhir kali berkunjung ke negara tetangga China itu pada Juni 2019.
Baca Juga: AS Tunda Penjualan Senjata ke Taiwan dengan Alasan Perang Iran, Efek Pertemuan Trump-Xi Jinping?
Kunjungan Xi ke Korea Utara juga terjadi hanya beberapa pekan setelah dia menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin secara terpisah di Beijing.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kim telah memprioritaskan hubungan dengan Rusia. Kim mengirim pasukan dan senjata konvensional ke Rusia untuk mendukung perang Moskow di Ukraina.
Di sisi lain, dia juga menjalin hubungan yang lebih dekat dengan China yang menjadi mitra dagang dan penyedia bantuan terbesar bagi Korea Utara.
Xi dan Kim bertemu di Beijing pada September tahun lalu dan berjanji untuk saling mendukung dan meningkatkan kerja sama.
Saat itu, Kim berkunjung ke Beijing untuk menghadiri parade militer China bersama sejumlah pemimpin asing lainnya, termasuk Putin.
Penulis : Edy A. Putra Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- Xi Jinping
- China
- Presiden China
- Kim Jong Un
- Korea utara
- Donald Trump





