Pemerintah Harap Kinerja 1.758 ASN Meningkat Usai Ikut Latsarmil Komcad

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berharap 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) dapat meningkatkan kinerjanya setelah mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).

“Karena ini adalah ASN, diharapkan bahwa nanti kinerja ASN akan lebih meningkat,” kata Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).

Menurut Qodari, pelatihan tersebut memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila, patriotisme, dan nasionalisme kepada para peserta.

Baca juga: Menpan RB Tutup Latsarmil Komcad ASN, Ingatkan Jati Diri Tetap Pelayan Publik

Oleh karena itu, pemerintah berharap ASN yang mengikuti Komcad memiliki etos kerja yang lebih baik dalam menjalankan tugas di birokrasi.

Selain itu, Qodari menilai program tersebut juga dapat membangun jejaring antaraparat sipil negara yang lebih solid.

“Di luar dari itu, tentunya ini akan menciptakan suatu jejaring birokrasi yang insya Allah akan punya soliditas, punya militansi, dan punya kinerja yang lebih baik ke depan,” ucap dia.

Baca juga: 1.758 ASN Resmi Jadi Komcad Usai Ikuti Latsarmil

ASN resmi jadi Komcad

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) setelah mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema mengambil sumpah mereka di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

“Hari ini dan baru saja, saya atas perintah dan petunjuk dari Bapak Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Kepala Badan Cadangan Nasional baru saja melaksanakan pengambilan sumpah dan penetapan Komponen Cadangan dari sejumlah 1.758 personel Aparatur Sipil Negara yang ada di seluruh kementerian dan lembaga pusat,” ujar Gabriel, Rabu.

Baca juga: Kemenhan Buka Komcad ASN Gelombang Kedua pada Agustus 2026

Gabriel mengungkapkan, penetapan tersebut merupakan bagian dari program pembentukan Komcad ASN gelombang pertama pada tahun anggaran 2026.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan merekrut sekitar 4.000 ASN sebagai Komcad pada tahun ini.

Gabriel melanjutkan, saat ini Indonesia telah memiliki sekitar 50.000 anggota Komcad dari berbagai unsur masyarakat.

Khusus untuk ASN, program pembentukan Komcad akan diperluas hingga ke seluruh daerah di Indonesia.

Baca juga: Menhan Beri Pengarahan ke Peserta Latsarmil Komcad ASN, Tekankan soal Bela Negara

Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan tujuh hingga delapan provinsi lain ikut menyelenggarakan program serupa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun gelombang kedua Komcad ASN dijadwalkan mulai dibuka pada 27 Agustus 2026.

Pelatihan akan berlangsung selama sekitar satu setengah bulan dan ditargetkan selesai pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dadan Cs Ditahan, Komisi IX DPR Ingatkan BGN Hati-hati Kelola Anggaran
• 10 jam laludetik.com
thumb
Ratusan Warga Riau Ikuti Operasi Katarak Gratis, Akses Layanan Kesehatan Mata Perlu Peningkatan
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polda Riau Ajak Pramuka Jaga Alam Lewat Program Green Policing
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bukan Sekadar Musik, Radio Masih Jadi Tempat Menyampaikan Perasaan
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Kemenhaj Prioritaskan Pemulangan Cepat Jamaah Haji Sakit
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.