Makassar: Sebanyak 392 haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 asal Kabupaten Gowa tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar. Namun dari ratusan jemaah haji tersebut, satu di antaranya meninggal dunia di Tanah Suci.
Kepala Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar, Aminuddin, mengatakan Kloter 5 tersebut terdiri atas 384 haji asal Kabupaten Gowa, dua jemaah asal Kabupaten Pangkep, serta delapan petugas kloter.
"Jumlah tersebut berkurang satu orang dari total keberangkatan sebanyak 393 haji dan petugas karena satu jemaah asal Gowa wafat di Tanah Suci," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Baca Juga :
Bupati Gowa Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 5
Sebanyak 392 haji dan petugas haji tiba di Tanah Air menggunakan pesawat GIA 1405 pada pukul 07.35 WITA atau terlambat enam menit dari jadwal semula.
"Jemaah yang wafat tersebut atas nama Nursidah Sinrang Sijarrah (58) asal Kabupaten Gowa yang meninggal di Madinah pada 26 April 2026," ungkapnya.
Bupati Gowa, Siti Husniah Talenrang, menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kepulangan jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat setelah menjalani ibadah selama 41 hari di Tanah Suci.
“Hari ini bukan hanya keluarga yang senang, tetapi saya selaku pemerintah daerah dan pribadi merasa bangga dan bahagia menyambut kedatangan bapak ibu sekalian kembali di rumah,” ujarnya.
Jemaah haji Debarkasi Makassar saat tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 5 Juni 2026. Istimewa.
Ia menilai jemaah terlihat lebih teduh dan membawa perubahan positif sepulang dari Tanah Suci. “Kemarin saat melepas semuanya seragam, hari ini saya tidak bisa membedakan satu per satu karena auranya sejuk dan lebih islami,” ungkapnya.
Husniah berharap para haji dan hajjah dapat mempertahankan nilai-nilai ibadah dan kebersamaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Ia juga meminta jemaah terus mendoakan Kabupaten Gowa agar tetap dalam keadaan aman dan sejahtera.




