Jelang Kegiatan Sura Agung 2026, Polres Gresik Kerahkan 702 Personel Gabungan

beritajatim.com
5 jam lalu
Cover Berita

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Sura Agung 2026, Polres Gresik mengerahkan sebanyak 702 personel gabungan untuk memastikan situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Langkah tegas ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat saat momentum malam 1 Suro, yang identik dengan tradisi masyarakat dan kegiatan perguruan silat.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan ratusan personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga instansi terkait lainnya. Mereka akan disebar di sejumlah titik rawan, termasuk perbatasan wilayah, jalur protokol, lokasi kegiatan, dan pusat keramaian.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi Sura Agung dengan aman dan nyaman. Tidak ada ruang bagi aksi konvoi liar, gesekan antarkelompok, maupun pelanggaran hukum lainnya,” tegasnya, Jumat (5/6/2026).

Masih menurut Ramadhan Nasution, pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis, termasuk patroli skala besar, penyekatan di titik-titik strategis, serta monitoring intensif di wilayah yang dianggap rawan konflik. Aparat juga akan melakukan razia terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong, membawa senjata tajam, atau melakukan provokasi.

“Terkait dengan kegiatan Sura Agung, kami juga menggandeng tokoh masyarakat dan pimpinan perguruan silat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Imbauan telah disampaikan agar perayaan dilakukan secara tertib tanpa konvoi berlebihan yang berpotensi memicu gangguan keamanan,” ungkapnya.

Malam Sura Agung di sejumlah daerah memang sering diwarnai konvoi besar-besaran dari berbagai kelompok. Untuk itu, strategi preventif menjadi prioritas utama. Petugas akan melakukan pengawalan terbatas dan pembatasan pergerakan massa guna mencegah bentrokan.

Polres Gresik juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban. Jika menemukan potensi gangguan keamanan, warga diminta segera melapor melalui layanan pengaduan resmi kepolisian.

Dengan mengerahkan 702 personel gabungan, aparat berharap perayaan Suroan di Gresik dapat berjalan damai tanpa insiden yang merugikan masyarakat.

Sebelumnya, Kasat Binmas Iptu M. Nur Setyabudi melakukan sosialisasi menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Mengusung tema “Sura Agung Aman, Ayo Jogo Gresik”, perwira pertama Polri ini mengedukasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas, khususnya warga perguruan pencak silat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah menjelang momentum Sura Agung,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada tujuh poin penting yang disampaikan dalam imbauan kamtibmas. Salah satunya menjaga keamanan dan ketertiban daerah, mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat, serta tidak melakukan konvoi atau arak-arakan di jalan raya.

Selanjutnya, tidak membawa senjata tajam atau benda berbahaya, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Mari kita jadikan momentum Sura Agung sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan ajang gesekan,” pungkasnya. [dny/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei Pew: Mayoritas Publik di 36 Negara Pandang Israel dan Netanyahu Negatif
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Makna Logo dan Tema HUT ke-499 Jakarta 2026, Semangat Baru Menuju 5 Abad!
• 5 jam laludisway.id
thumb
Haji Momentum Bangun Budaya Ramah Lingkungan, Jamaah Diminta Kurangi Sampah Plastik
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
GBK Penuh Sesak Sabtu-Minggu Ini, Warga Diminta Cari Jalan Alternatif
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Tertekan Kenaikan Harga Pangan Dunia dan Depresiasi Rupiah
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.