Liputan6.com, Jakarta - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya siap bekerja sama dengan Kejaksaan Agung untuk membongkar kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, Sony berencana mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC).
“Dia minta JC dan dia akan buka semua. Kerja sama kooperatif dengan Kejaksaan Agung dan membongkar semua,” kata kuasa hukum Sony, Elza Syarief saat dihubungi, Jumat (5/6/2026).
Advertisement
Menurut Elza, kliennya mengaku memiliki informasi yang dapat membantu penyidik mengusut dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program MBG. Sony, kata Elza, juga memiliki data yang dapat digunakan untuk menelusuri dugaan praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang belakangan menjadi sorotan.
“Dia kan membuat sistem sehingga bisa mendeteksi di laptopnya siapa yang menjual-belikan itu. Dia ada beberapa nama, banyak ya, lebih dari 30 orang untuk bisa diperiksa,” ujarnya.
Elza menjelaskan, nama-nama tersebut dapat ditelusuri melalui data dan laporan yang dimiliki kliennya. Dari sana, menurut dia, penyidik dapat mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Dari sanalah bisa dideteksi siapa yang menjual-belikan titik itu,” katanya.




