Proyek Tol Getaci Dapat Fasilitasi Kemenkeu, Target Dibangun dalam Dua Tahun

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bahwa proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) mendapatkan dukungan fasilitas Project Development Facility (PDF) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar dapat segera dibangun.

Plt Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Ni Komang Rasminiati mengatakan Tol Getaci saat ini memasuki tahap penyiapan ulang dokumen proyek, mulai dari studi kelayakan, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), izin lingkungan, analisis dampak lalu lintas (andalalin), hingga dokumen perencanaan pengadaan tanah.

Menurutnya, dukungan PDF dari Kementerian Keuangan menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian seluruh dokumen yang dibutuhkan sebelum proyek memasuki tahap transaksi dan pelelangan.

“Harapannya fasilitas PDF ini diberikan dari tahap penyiapan sampai tahap transaksi atau tahap lelangnya. Nah, ini diperkirakan kurang lebih akan memerlukan waktu 2 tahun,” kata Komang dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Dia menjelaskan, Kemenkeu nantinya akan menugaskan kepada BUMN di bawahnya untuk melaksanakan penyiapan dokumen-dokumen atau penyiapan proyek tersebut.

Menurutnya, proyek tol Getaci merupakan salah satu proyek jalan tol yang sebelumnya telah memiliki perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), tetapi kerja sama tersebut kemudian berakhir.

Dengan adanya dukungan tersebut, dia menyampaikan bahwa proyek tol Getaci dapat memasuki proses konstruksi pada 2028 mendatang.

“Harapannya kalau semua dokumen penyiapan ini sudah siap, kita berharap ini segera dapat dilakukan pelelangan untuk perusahaannya,” tutur Komang.

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa minimnya minat badan usaha dalam membangun proyek tol Getaci seringkali dipicu oleh kelayakan finansial proyek yang tidak optimal.

Tanpa angka trafik yang memadai, investor cenderung enggan menanamkan modal pada proyek infrastruktur dengan skala investasi besar tersebut.

"Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena trafiknya kurang," ujar Dody saat ditemui di kantornya, Jumat (10/4/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensos Ingatkan Pelaku Korupsi bakal Dikejar hingga Masa Pensiun
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Oronamin C Gelar Roadshow “NAMI ON MISSION” di Makassar, Sasar 10.000 Anak Muda dengan Kampanye Hidup Sehat
• 12 jam laluterkini.id
thumb
Inovasi Polres Metro Bekasi: Warga Kini Bisa Bayar Biaya SIM-SKCK Pakai Sampah
• 6 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Klaim Sony Sanjaya: Ada Nama-Nama Besar di Balik Dugaan Penyimpangan Tata Kelola SPPG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Yogyakarta Target Elektrifikasi 500 Becak Motor Tahun Ini
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.