JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai sentimen negatif yang sempat menekan pasar keuangan domestik, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dipicu oleh kesalahpahaman investor dalam membaca kondisi fiskal Indonesia.
Menurut Purbaya, sebagian pelaku pasar terlalu cepat menyimpulkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan melebar hanya berdasarkan realisasi pada awal tahun.
"Menurut saya ada miskonsepsi bahwa fiskal Indonesia dijalankan dengan buruk. Ketika defisit Maret mencapai 0,9 persen PDB, ada yang langsung mengalikan angka itu secara tahunan dan menyimpulkan defisit akan menembus 3 persen. Narasi itu kemudian berkembang dan memengaruhi sentimen pasar," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/6).
Baca Juga: Danantara Bantah Isu Orang Kaya Wajib Beli Patriot Bond dan Merah Putih Bond
Purbaya bilang, kekhawatiran tersebut tidak sesuai dengan kondisi fiskal yang sebenarnya. Pasalnya pemerintah tetap berkomitmen menjaga disiplin anggaran dan memastikan defisit APBN berada di bawah batas yang ditetapkan undang-undang.
"Presiden sangat jelas. Defisit harus tetap di bawah 3 persen PDB. Bahkan untuk tahun depan target yang diinginkan Presiden berada di kisaran 1,8 persen," ujarnya.
Ia lalu memaparkan kondisi fiskal Indonesia yang justru menunjukkan perbaikan dalam beberapa bulan terakhir. Hingga akhir Mei 2026, defisit APBN tercatat sebesar 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan posisi pada Maret.
Selain itu, keseimbangan primer juga kembali mencatat surplus sebesar Rp58,6 triliun, yang menurutnya menjadi indikator penting keberlanjutan fiskal nasional.
Baca Juga: Menteri Purbaya Laporkan Realisasi Anggaran MBG Capai Rp88,15 T per Akhir Mei 2026
Purbaya menambahkan, penerimaan negara juga menunjukkan tren yang positif. Hingga Mei 2026, pendapatan negara tumbuh 19,1 persen secara tahunan, sementara penerimaan pajak meningkat 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- ihsg
- pasar keuangan
- purbaya yudhi sadewa
- defisit apbn
- menteri keuangan





