Purbaya: Pelemahan IHSG Dipicu Miskonsepsi soal Fiskal Indonesia

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6). (Sumber: Kementerian Keuangan)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai sentimen negatif yang sempat menekan pasar keuangan domestik, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dipicu oleh kesalahpahaman investor dalam membaca kondisi fiskal Indonesia.

Menurut Purbaya, sebagian pelaku pasar terlalu cepat menyimpulkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan melebar hanya berdasarkan realisasi pada awal tahun.

"Menurut saya ada miskonsepsi bahwa fiskal Indonesia dijalankan dengan buruk. Ketika defisit Maret mencapai 0,9 persen PDB, ada yang langsung mengalikan angka itu secara tahunan dan menyimpulkan defisit akan menembus 3 persen. Narasi itu kemudian berkembang dan memengaruhi sentimen pasar," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/6).

Baca Juga: Danantara Bantah Isu Orang Kaya Wajib Beli Patriot Bond dan Merah Putih Bond

Purbaya bilang, kekhawatiran tersebut tidak sesuai dengan kondisi fiskal yang sebenarnya. Pasalnya pemerintah tetap berkomitmen menjaga disiplin anggaran dan memastikan defisit APBN berada di bawah batas yang ditetapkan undang-undang.

"Presiden sangat jelas. Defisit harus tetap di bawah 3 persen PDB. Bahkan untuk tahun depan target yang diinginkan Presiden berada di kisaran 1,8 persen," ujarnya.

Ia lalu memaparkan kondisi fiskal Indonesia yang justru menunjukkan perbaikan dalam beberapa bulan terakhir. Hingga akhir Mei 2026, defisit APBN tercatat sebesar 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan posisi pada Maret.

Selain itu, keseimbangan primer juga kembali mencatat surplus sebesar Rp58,6 triliun, yang menurutnya menjadi indikator penting keberlanjutan fiskal nasional.

Baca Juga: Menteri Purbaya Laporkan Realisasi Anggaran MBG Capai Rp88,15 T per Akhir Mei 2026

Purbaya menambahkan, penerimaan negara juga menunjukkan tren yang positif. Hingga Mei 2026, pendapatan negara tumbuh 19,1 persen secara tahunan, sementara penerimaan pajak meningkat 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ihsg
  • pasar keuangan
  • purbaya yudhi sadewa
  • defisit apbn
  • menteri keuangan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Tukang Ojek Pengkolan ke Film Horor, Stella Bodea Nikmati Tantangan Baru
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
IHSG Ambles, Kapitalisasi Pasar Menguap Rp5.730 Triliun sejak Awal 2026
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Film The Roundup 5 Umumkan Jajaran Pemeran Utamanya, Ada Kim Jae Young
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ramalan Zodiak Aquarius Bulan Juni 2026
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Sony Sonjaya Siap Buka-bukaan, Ajukan Justice Collaborator Kasus Tata Kelola MBG
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.