JAKARTA, KOMPAS.TV - Masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring kondisi cuaca yang masih sangat dinamis pada awal Juni 2026.
Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan data Peringatan Dini Cuaca dan Iklim BMKG Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan untuk periode Dasarian I Juni 2026 atau tanggal 1 hingga 10 Juni 2026.
Melansir akun Instagram @infobmkgsumut, BMKG menjelaskan bahwa saat ini Sumatera Utara sedang berada pada masa transisi musim.
Sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, namun mayoritas daerah masih berada dalam musim hujan.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Gambir Diduga Akibat Kebocoran Gas Elpiji, 1 Orang Tewas dan 5 Terluka
Kondisi tersebut menyebabkan cuaca menjadi sangat fluktuatif dengan perubahan yang terjadi dalam waktu singkat.
Pada siang hari, sejumlah wilayah berpotensi mengalami cuaca panas terik dengan suhu yang cukup tinggi.
Namun, kondisi tersebut dapat berubah drastis menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari.
Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut antara lain Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Karo, kawasan Tapanuli, hingga Kepulauan Nias. Perubahan cuaca yang cepat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Gempa M 5,4 Guncang Banggai Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Penulis : Dian Nita Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- hujan
- sumut
- bencana hidrometeorologi
- peringatan dini





