Makassar Perkuat Komitmen Zero Waste 2029 dengan Peluncuran Program CHIGANJING dan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

harianfajar
22 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Makassar memusatkan kegiatan di Kecamatan Wajo pada Jumat, 5 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen menuju target kota zero waste pada tahun 2029. Salah satu langkah strategis adalah peluncuran program CHIGANJING, sebuah kampanye yang mengajak masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya, terutama mengurangi sisa makanan dan sampah organik rumah tangga.

Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, menegaskan bahwa program CHIGANJING bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi mengelola sampah secara bertanggung jawab. “Program ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi lokomotif perubahan kebiasaan masyarakat dari membuang sampah menjadi memilah dan mengelolanya,” jelasnya.

Ivan juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Wajo telah menyiapkan sistem pengangkutan sampah organik terpilah dengan armada khusus yang beroperasi di wilayahnya. “Bak sampah organik ini diperuntukkan untuk 22 armada pengangkut sampah di wilayah Kecamatan Wajo,” katanya saat menyerahkan bak sampah khusus tersebut.

Menurut Ivan, pengelolaan sampah yang efektif sejak rumah tangga dan tempat usaha akan memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang yang saat ini mengalami tekanan akibat tingginya volume sampah.

Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah tangga. “Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Karena itu, penyelesaiannya harus dimulai dari hulu dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah,” katanya.

Melinda juga mengapresiasi keberadaan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) yang sudah beroperasi di berbagai kecamatan, termasuk TPS3R Satando di Kecamatan Wajo yang mulai beroperasi sejak Februari 2026. Selain itu, Bank Sampah Unit yang mengelola sampah plastik dan minyak jelantah memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Penerapan prinsip 5R secara konsisten akan menjadi kunci utama keberhasilan Makassar menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkas Melinda, mengacu pada prinsip Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, menyatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah. “Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati secara global, Pemerintah Kota Makassar mengambil bagian melalui berbagai kegiatan yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” terangnya.

Rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan aksi kerja bakti dan pawai lingkungan yang melibatkan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran pemerintah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional dalam mendukung pengurangan sampah dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Di pusat edukasi Makassar Creative Hub, peserta akan diperkenalkan dengan inovasi pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular berbasis lingkungan, termasuk demonstrasi mesin River Screening Machine yang membantu pengumpulan dan pemilahan sampah di aliran sungai dan kanal.

Seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, hingga generasi muda, diajak untuk bersama-sama berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Melalui program dan kampanye yang terintegrasi, Makassar optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memulai perubahan dari rumah masing-masing,” ungkap Ivan Kala’lembang.

“Sampah bukan lagi sesuatu yang dibuang, tetapi sesuatu yang harus dikelola dengan baik demi masa depan lingkungan Kota Makassar yang lebih baik,” tutupnya. ($/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajakan Langka Zelensky ke Putin untuk Bertemu
• 21 jam laludetik.com
thumb
Terlalu Berharap, 3 Zodiak Ini Paling Sering Patah Hati
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
ATR/BPN Serahkan 1.029 Sertifikat Tanah Wakaf ke Badan Hukum Keagamaan
• 27 menit laludetik.com
thumb
Ditopang Pendapatan Rp2,1 Triliun, Laba BSA Logistics (WBSA) Melonjak 343 Persen
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Selebgram ZNM Ungkap Temannya Lumpuh Sementara Akibat Whip Pink
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.