JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur melaporkan perkembangan musim kemarau di wilayah Jawa Timur hingga Dasarian III Mei 2026.
Berdasarkan pemantauan terbaru BMKG melalui akun Instagram @bmkg.iklimjatim, sebagian besar wilayah Jawa Timur kini telah memasuki musim kemarau.
Dari total 74 Zona Musim (ZOM) yang terdapat di Jawa Timur, sebanyak 50 ZOM atau sekitar 67,6 persen telah memasuki musim kemarau.
Sementara itu, 24 ZOM lainnya atau 32,4 persen masih berada dalam kondisi musim hujan.
BMKG menjelaskan bahwa ZOM atau Zona Musim merupakan wilayah yang memiliki pola awal dan akhir musim yang relatif sama berdasarkan data curah hujan dalam periode waktu tertentu.
Data ini digunakan untuk memantau perkembangan musim secara lebih rinci di berbagai daerah.
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG 6–7 Juni 2026, Puluhan Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Wilayah yang telah seluruhnya memasuki musim kemarau meliputi Kabupaten Gresik, Jember, Pacitan, Pamekasan, Probolinggo, dan Sampang. Selain itu, sebagian wilayah Kabupaten Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, dan Trenggalek juga telah mengalami musim kemarau.
Sementara itu, sebagian kecil wilayah Kabupaten Jombang, Kediri, Madiun, Magetan, Sidoarjo, Sumenep, dan Kota Surabaya juga tercatat telah memasuki musim kemarau.
Seiring meluasnya wilayah yang mengalami musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah dampak yang berpotensi terjadi. Dampak tersebut antara lain penurunan ketersediaan air bersih, peningkatan suhu udara, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.
Penulis : Dian Nita Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- musim kemarau 2026
- bmkg
- jawa timur





