Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Perdagangan dan Investasi Indonesia Barat

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATAM - Lonjakan investasi hingga 102 persen, pertumbuhan direct call internasional sebesar 212 persen, serta ekspor yang terus meningkat menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin dipercaya investor dan kian mengukuhkan diri sebagai pusat logistik, perdagangan, dan industri di Indonesia bagian barat.

Kinerja ekonomi Kota Batam menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin kuat pada 2026. Lonjakan investasi, peningkatan ekspor, dan pertumbuhan aktivitas logistik internasional menjadi indikator bahwa kawasan industri dan perdagangan tersebut kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di Indonesia.

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Nilai tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Di sektor logistik, layanan pelayaran langsung internasional (direct call) di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar juga mencatat pertumbuhan signifikan.

Berdasarkan data operasional Batu Ampar Container Terminal, jumlah kunjungan direct call internasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 106 call atau meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebanyak 34 call.

Sementara itu, volume peti kemas yang dilayani melalui layanan direct call mencapai 58.237 TEUs atau tumbuh 125 persen dibandingkan periode Januari-Mei 2025 yang tercatat sebesar 25.904 TEUs.

Capaian tersebut menyumbang sekitar 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani TPK Batu Ampar selama periode tersebut.

Peningkatan itu menunjukkan semakin kuatnya peran Pelabuhan Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional sekaligus berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan negara tetangga.

Tidak hanya sektor logistik, kinerja ekspor Batam juga menunjukkan tren positif di pasar global. Amerika Serikat masih menjadi tujuan ekspor utama dengan nilai ekspor mencapai 860,32 juta dolar AS pada periode Januari-Februari 2026 atau tumbuh 30,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Singapura berada di posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar 704,47 juta dolar AS atau meningkat 4,52 persen. Sementara itu, India mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan mencapai 410,23 persen menjadi 344,67 juta dolar AS.

Kinerja ekspor ke sejumlah negara lainnya juga mengalami peningkatan signifikan. Ekspor ke Tiongkok tumbuh 49,63 persen menjadi 265,55 juta dolar AS, Jerman naik 65,36 persen menjadi 44,90 juta dolar AS, dan Filipina meningkat hingga 89,68 juta dolar AS.

Pelaksana Harian Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya daya saing Batam di tengah dinamika ekonomi global.

Menurut dia, pertumbuhan investasi dan aktivitas logistik menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai tujuan investasi dan pusat perdagangan.

“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” kata Li Claudia.

Dia menegaskan BP Batam akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan dan investasi yang terintegrasi guna mendukung kelancaran arus logistik, perdagangan, serta mobilitas ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai pertumbuhan investasi yang tinggi menunjukkan kepercayaan investor terhadap Batam terus meningkat.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Dengan pertumbuhan investasi yang melesat, ekspor yang terus meningkat, serta aktivitas logistik internasional yang semakin ramai, Batam dinilai semakin mengukuhkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi Kepulauan Riau dan salah satu kawasan pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Melemah, DPR-Pemerintah Koordinasi, tapi Apakah Pasar Percaya?
• 47 menit lalukompas.id
thumb
Gus Ipul di Jambi: Data Akurat Kunci Sukses Program Sekolah Rakyat
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Ruben Onsu Curhat Kerinduan pada Anak-anaknya, Harapan Bertemu Lagi di Momen Ultah Bikin Haru
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Indonesia dan Uni Eropa Percepat Ratifikasi IEU-CEPA, Menko Airlangga: Target Berlaku Awal 2027
• 6 jam laludisway.id
thumb
Ratu Sofya Polisikan Produser Film Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
• 17 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.