Jakarta (ANTARA) - Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung Djordje Jovicic menyebut para pemainnya tidak menjalankan rencana permainan (gameplan) dengan benar, sehingga kalah 93-99 melawan Bogor Hornbills, dalam pertandingan pertama Semifinal IBL 2026 di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Menurut dia, timnya gagal mengontrol sejumlah aspek penting yang sudah disiapkan sebelum pertandingan sehingga memberikan ruang bagi lawan untuk memenangkan laga pembuka seri best-of-five itu.
"Bogor Hornbills menang dalam transisi, kami mencoba menerima serangan mereka, tetapi terlalu lambat dan jauh dari posisi yang seharusnya," kata Jovicic.
Dia menilai Niven Glover dan kawan-kawan kerap terlambat melakukan rotasi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang tembak kepada pemain lawan.
Baca juga: Hornbills tampil sesuai jati diri saat kalahkan Satria Muda
"Mereka memanfaatkannya dengan baik, setelah itu kami mulai melakukan pergantian penjagaan, tetapi kami belum cukup progresif," ujar pelatih asal Serbia tersebut.
Kekalahan itu membuat Satria Muda tertinggal 0-1, tapi Jovicic menyatakan timnya masih memiliki peluang besar membalikkan keadaan.
Kapten Satria Muda Abraham Damar Grahita mengakui Bogor Hornbills tampil lebih matang dan menunjukkan keinginan menang yang lebih besar dibandingkan timnya.
"Kami harus menunjukkan karakter bermain yang sebenarnya bila ingin menang pada laga berikutnya, jadi kami perlu itu untuk bisa bounce back di next game," kata Abraham.
Laga kedua tetap diselenggarakan di Bandung Arena pada Minggu (7/6), sedangkan ketiga dan keempat digelar di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (10/6) dan Jumat (12/6). Untuk laga kelima kembali digelar di kandang Satria Muda.
Baca juga: Bogor Hornbills bungkam Satria Muda dalam laga pertama semifinal
Menurut dia, timnya gagal mengontrol sejumlah aspek penting yang sudah disiapkan sebelum pertandingan sehingga memberikan ruang bagi lawan untuk memenangkan laga pembuka seri best-of-five itu.
"Bogor Hornbills menang dalam transisi, kami mencoba menerima serangan mereka, tetapi terlalu lambat dan jauh dari posisi yang seharusnya," kata Jovicic.
Dia menilai Niven Glover dan kawan-kawan kerap terlambat melakukan rotasi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang tembak kepada pemain lawan.
Baca juga: Hornbills tampil sesuai jati diri saat kalahkan Satria Muda
"Mereka memanfaatkannya dengan baik, setelah itu kami mulai melakukan pergantian penjagaan, tetapi kami belum cukup progresif," ujar pelatih asal Serbia tersebut.
Kekalahan itu membuat Satria Muda tertinggal 0-1, tapi Jovicic menyatakan timnya masih memiliki peluang besar membalikkan keadaan.
Kapten Satria Muda Abraham Damar Grahita mengakui Bogor Hornbills tampil lebih matang dan menunjukkan keinginan menang yang lebih besar dibandingkan timnya.
"Kami harus menunjukkan karakter bermain yang sebenarnya bila ingin menang pada laga berikutnya, jadi kami perlu itu untuk bisa bounce back di next game," kata Abraham.
Laga kedua tetap diselenggarakan di Bandung Arena pada Minggu (7/6), sedangkan ketiga dan keempat digelar di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (10/6) dan Jumat (12/6). Untuk laga kelima kembali digelar di kandang Satria Muda.
Baca juga: Bogor Hornbills bungkam Satria Muda dalam laga pertama semifinal





