Jadwal Dividen Medco (MEDC) US$45 Juta, Cum Tanggal 18 Juni

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai sebesar US$87 juta, dengan dividen final cair pada 3 Juli 2026.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (4/6/2026). Jumlah dividen tersebut mencakup dividen interim sebesar US$42 juta yang telah dibagikan pada November 2025 dan dividen final sebesar US$45 juta yang akan dibayarkan pada 3 Juli 2026.

Manajemen Medco menjelaskan dividen interim senilai US$42 juta atau setara Rp684,6 miliar telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 28 November 2025 dengan nilai Rp28,4459 per saham.

Sementara itu, dividen final yang akan dibagikan mencapai US$45 juta atau sekitar Rp733,5 miliar. Perseroan menyebut nilai dividen final tersebut setara dengan sekitar US$0,0018 per saham.

"Pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun 2025 sebesar US$87.000.000 sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham Perseroan," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan keterbukaan informasi, dividen final yang akan dibagikan mencapai US$45 juta dengan nilai dividen sebesar US$0,0018 per saham.

Baca Juga

  • Fundamental Medco Energi dan Prospek Saham MEDC Kala Harga Minyak Memanas
  • RUPS Medco (MEDC) Setuju Dividen US$87 Juta, Cair 3 Juli 2026
  • Ikhtiar Medco (MEDC) Memperkuat Ketahanan Energi Nasional

Pembagian dividen tersebut melengkapi dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya sebesar US$42 juta atau US$0,0017 per saham.

Dengan demikian, total dividen yang dibagikan MEDC untuk tahun buku 2025 mencapai US$87 juta atau US$0,0035 per saham.

Nilai dividen tersebut setara dengan sekitar 86,2% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang 2025 yang tercatat sebesar US$100,92 juta.

Manajemen MEDC menetapkan daftar pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen tunai pada 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun investor yang ingin memperoleh hak dividen di pasar reguler dan negosiasi harus memiliki saham MEDC paling lambat pada cum dividen yang jatuh pada 15 Juni 2026.

Jadwal Dividen MEDC

Dengan jadwal tersebut, investor yang tercatat sebagai pemegang saham pada 18 Juni 2026 berhak menerima dividen tunai yang akan dibayarkan pada 3 Juli 2026.

Per akhir 2025, MEDC membukukan total ekuitas sebesar US$2,36 miliar dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$13,92 juta.

Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menerima Laporan Tahunan dan mengesahkan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku 2025, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada direksi dan dewan komisaris atas kinerja pada tahun lalu.

Dalam agenda yang sama, pemegang saham menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan tahun buku 2026.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Dalam jajaran dewan komisaris, nama-nama yang menjabat adalah Yani Y. Panigoro sebagai Komisaris Utama, Yaser Raimi A. Panigoro sebagai Komisaris, Roberto Lorato sebagai Komisaris, serta Marsillam Simandjuntak dan Royke Tumilaar sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, susunan direksi terdiri atas Hilmi Panigoro sebagai Direktur Utama, Ronald Gunawan sebagai Direktur dan Chief Executive Officer (CEO), Amri Siahaan sebagai Direktur dan Chief Operating Officer (COO), Benny Setiawan sebagai Direktur dan Chief Financial Officer (CFO), serta Sanjeev Bansal sebagai Direktur dan Chief Growth Officer (CGO).

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Medco terbaru Dewan Komisaris Direksi


Selain itu, pemegang saham menyetujui pengalihan sebanyak 150 juta saham treasuri hasil program pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 untuk pelaksanaan program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, dan dewan komisaris perseroan beserta entitas anak dan afiliasinya.

RUPS juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan usaha guna menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

MedcoEnergi merupakan perusahaan energi terintegrasi yang memiliki tiga lini bisnis utama, yakni minyak dan gas bumi, ketenagalistrikan, serta pertambangan tembaga dan emas.

Selain mengoperasikan aset migas di Indonesia dan sejumlah negara lain, grup juga memiliki bisnis pembangkit listrik melalui PT Medco Power Indonesia serta kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas di Indonesia.

Medco Energi Internasional Tbk. - TradingView

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mathew Baker Debut dengan Timnas Indonesia, Ungkap Peran Kevin Diks Untuknya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
88 Persen Perempuan di Dunia Punya Payudara yang Tidak Simetris, Ini Penyebabnya
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Anak Lebam Usai Jatuh, Sebaiknya Kompres Air Dingin atau Hangat?
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Mensesneg Soal Pigai Usul Jabatan Polri Diisi Sipil: Kalau Usulan Sah Saja
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Menkeu Purbaya Janji Tingkatkan Koordinasi dan Sinergi dengan Bank Sentral untuk Perkuat Rupiah
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.