Orang Utan dari Indonesia dan Jepang Bakal Dikawinkan di Kebun Binatang Tobe

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Hubungan Indonesia dan Jepang kembali diperkuat melalui kerja sama konservasi satwa liar. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo akan menyambut kehadiran dua orang utan asal Indonesia dan Jepang yaitu Jennifer dan Hayato.

Dalam acara bertajuk "Orangutan Jennifer & Hayato Unveiling Ceremony" yang digelar pada Sabtu (6/6) di Tobe Zoo, Jennifer yang merupakan orang utan Kalimantan betina yang berasal dari Taman Safari Indonesia resmi diperkenalkan secara perdana dengan Hayato, orang utan Kalimantan jantan yang lahir di Jepang. Keduanya akan dikawinkan dalam program kolaborasi internasional breeding loan.

"Jennifer hadir di Jepang melalui program international collaborative breeding loan, sebuah bentuk kerja sama internasional yang bertujuan mendukung pelestarian spesies langka melalui pengelolaan populasi satwa secara berkelanjutan," tulis laman Instagram resmi @kbritokyo.

Menurut KBRI Tokyo, pertemuan Jennifer dan Hayato bukan sekadar memperkenalkan pasangan orang utan kepada pengunjung kebun binatang. Kehadiran keduanya juga menjadi simbol kuat komitmen bersama Indonesia dan Jepang dalam menjaga kelestarian satwa liar, khususnya orang utan Kalimantan yang habitat aslinya berada di Indonesia.

Acara untuk Mempererat Hubungan Kedua Negara

Selain aspek konservasi, acara ini juga menjadi sarana mempererat hubungan budaya kedua negara. Sejumlah kegiatan bertema Indonesia akan memeriahkan acara, mulai dari pertunjukan angklung, tarian tradisional, sajian kuliner Nusantara, sesi foto menggunakan pakaian adat Indonesia, hingga pertunjukan live art.

Melalui kegiatan ini, KBRI Tokyo berharap masyarakat Jepang dapat semakin mengenal kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus memahami pentingnya upaya pelestarian satwa liar melalui kerja sama internasional.

Orang utan sendiri merupakan salah satu satwa endemik Indonesia yang berstatus terancam punah akibat hilangnya habitat dan berbagai ancaman lainnya. Karena itu, program kolaborasi lintas negara seperti yang dilakukan antara Indonesia dan Jepang dinilai penting untuk mendukung keberlangsungan populasi spesies tersebut di masa depan.

Acara perkenalan Jennifer dan Hayato diharapkan menjadi momentum edukasi sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga satwa liar dan habitatnya bagi generasi mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bulog Sumut Salurkan 16.187 Ton Beras SPHP, Distribusi Diperkuat untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Anwar Abbas: Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Saatnya Konglomerat Tunjukkan Nasionalisme
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hasil Indonesia vs Oman, Garuda Sukses Gunduli 3-0
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Lamine Yamal Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026, Bawa Barcelona Juara
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Mobil Yayasan Ubaya Terjun Masuk Saluran Air Jalan Ahmad Yani Surabaya
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.