JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi Sektor (Polsek) Beji, Depok, memastikan benda yang sempat diduga sebagai jasad bayi dan ditemukan di Flyover Tanah Baru, Kecamatan Beji, ternyata merupakan bangkai kucing.
Kepastian tersebut diperoleh setelah polisi menerima hasil pemeriksaan dari tim dokter forensik RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok.
"Bukan jasad bayi ya, tapi kami luruskan setelah diperiksa ternyata bangkai kucing. Diketahui setelah dibalikan bangkai terlihat ada ekornya. Sekali lagi bukan bayi, tapi bangkai kucing," kata Kanit Reskrim Polsek Beji Iptu Ahmad Lailatul saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Tenteng Tas Bagikan CV, Ayah Wakili Anaknya Cari Kerja di Jakarta Job Fair
Lailatul menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB saat polisi menerima laporan mengenai temuan bangkai yang diduga jasad bayi di Flyover Tanah Baru.
Polisi bersama Tim Inafis Polres Metro Depok kemudian membawa benda tersebut ke RS Bhayangkara Brimob untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca juga: Terungkap Awal Mula WN Inggris Tak Mau Bayar Makan di Kafe Jakpus
Hasil pemeriksaan kemudian memastikan bahwa benda yang ditemukan bukan jasad bayi, melainkan bangkai kucing.
Viral di media sosial
Sebelumnya, temuan tersebut sempat menghebohkan warga dan menjadi perhatian di media sosial.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @infodepok_id, terlihat sejumlah warga berkerumun di tepi Flyover Tanah Baru.
Dalam narasi video disebutkan bahwa warga berkumpul untuk melihat benda yang diduga sebagai jasad bayi. Saat ditemukan, benda tersebut tampak ditutupi daun pisang.
Akibat temuan itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan karena banyak warga yang ingin menyaksikan langsung.
"Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan mengeluarkan bau menyengat. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut," tulis keterangan infodepok_id.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang