4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Universitas Darunnajah menggelar The 4th International Conference on Pesantren (4th ICOP) 2026 bertema “The Impact Mission: Unleashing the Power of Endowment & Waqf Funds for Islamic Education, Business, and Science & Technology” di GOR Darunnajah, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Forum ini turut dihadiri langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid beserta jajaran kementerian, serta ribuan santri Darunnajah dan ratusan kyai dari seluruh Indonesia.

Baca Juga :
Teladani Pendiri NU, Menag Minta Pesantren Cetak Leader Sekaligus Manajer
Pengasuh Buntet Pesantren Cirebon KH Adib Rofiuddin Izza Meninggal Dunia

Konferensi ini mengangkat peran dana abadi dan wakaf sebagai instrumen keuangan Islam untuk kemandirian finansial pendidikan, pengembangan kewirausahaan, serta percepatan inovasi sains dan teknologi.

Presiden Universitas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief menegaskan bahwa institusi pendidikan Islam harus kembali mengambil peran terdepan dalam mengelola wakaf secara modern dan berdampak.

“Sudah saatnya umat Islam, dan pesantren khususnya, kembali memimpin dalam mengelola wakaf secara profesional, produktif, dan berdampak. Itulah impact mission yang menjadi panggilan konferensi ini,” ujar K.H. Hadiyanto Arief dalam keterangannya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Beliau mengingatkan, model dana abadi yang menopang universitas besar dunia berakar erat pada tradisi wakaf Islam, sebagaimana Al-Azhar di Kairo, Mesir yang berdiri kokoh lebih dari seribu tahun di atas sistem wakaf. 

Sebagai bukti nyata di dalam negeri, dari lahan awal seluas 700 m², Darunnajah kini telah berkembang mengelola lebih dari 1.200 hektar lahan wakaf produktif dengan 23 kampus cabang, di mana 14 di antaranya lahir langsung dari wakaf masyarakat.

Sejalan dengan visi kemandirian tersebut, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dalam keynote speech-nya memberikan dukungan kuat melalui kebijakan tata kelola aset wakaf yang tidak hanya aman secara legal, tetapi juga produktif secara ekonomi. 

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf guna mengamankan aset umat dan mencegah potensi sengketa di masa depan yang kerap menjadi ibarat "api dalam sekam".

Selain menawarkan mekanisme Isbat Wakaf sebagai solusi bagi tanah wakaf yang terkendala dokumen administrasi masa lalu, Menteri Nusron juga memaparkan rencana terobosan regulasi terkait Hak Guna Bangunan (HGB) di atas tanah wakaf.

Baca Juga :
Kemenag Sebut Kasus Pencabulan di Pekalongan Bukan di Pesantren, tapi di Padepokan
Begini Cara KH Imam Jazuli Percepat Transformasi dan Inovasi Pesantren
PKB Gandeng Kemenag, Pesantren hingga Polri, Teken Komitmen Lawan Kekerasan Seksual

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garut raih Kabupaten Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional Jawa-Bali
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Akulaku Tegaskan bakal Perkuat Perlindungan Konsumen
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
7 Fakta Menarik usai Timnas Indonesia Gulung Oman, Rekor 38 Tahun Pecah hingga Debut Manis Mathew Baker
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Mathew Baker Bangga Jalani Debut Bersama Timnas Indonesia Senior: Mimpi Jadi Kenyataan
• 1 menit lalubola.com
thumb
Ustazah Al-Ikhlash Kuningan Bawa Metode Unik Pesantren ke Konferensi Internasional di China
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.