Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Jakarta tidak bisa dilepaskan dari kawasan aglomerasi. Pemerintah menilai berbagai persoalan klasik ibu kota, mulai dari banjir, kemacetan hingga pengelolaan sampah, hanya dapat diselesaikan melalui kerja sama lintas wilayah yang terintegrasi.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, semakin besar sebuah kawasan metropolitan, semakin besar pula kebutuhan akan otoritas dan kewenangan bersama yang jelas. Karena itu, Jakarta dan daerah penyangganya harus dipandang sebagai satu kesatuan dalam perencanaan pembangunan.

Advertisement

BACA JUGA: 10 Coffee Shop Dekat Stasiun Gondangdia, Pilihan Terbaik untuk Teman Kerja hingga Nongkrong Santai

"Semakin besar kawasan metropolitan, maka semakin besar kebutuhan untuk kewenangan otoritas yang jelas, sehingga masa depan Jakarta tidak bisa dipisahkan dari konteks aglomerasi," ujar Bima dalam acara Urban Talks Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Menurut Bima, Jakarta kini telah berkembang menjadi salah satu kawasan megapolitan terbesar di dunia. Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah penduduk kawasan aglomerasi Jakarta yang mencakup Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mencapai 41,9 juta jiwa. Angka tersebut bahkan melampaui populasi kawasan metropolitan Tokyo maupun Dhaka.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kim Jong-Un Pamerkan Kapal Perangnya yang Sempat Tergelincir saat Pertama Diluncurkan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen Moto3 2026 Terbaru Usai Banding Leopard Racing Ditolak, Veda Ega Pratama Peringkat Ke-3
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Pigai Usul Sipil Duduki Jabatan di Polri, Sahroni: Jangan yang Enggak-Enggak!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Ditopang Pendapatan Rp2,1 Triliun, Laba BSA Logistics (WBSA) Melonjak 343 Persen
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
ESDM siapkan regulasi agar masyarakat pakai GPAS untuk cegah kebakaran
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.