ESDM siapkan regulasi agar masyarakat pakai GPAS untuk cegah kebakaran

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan regulasi agar masyarakat memakai GPAS (gawai proteksi arus sisa) seperti RCBO (residual current breaker with overcurrent protection) dalam rangka mencegah kebakaran akibat konslet.

“Jadi nanti ada konversi. Ini ada RCBO, RCBO ini akan mengganti MCB, ya,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat.

Kebakaran yang disebabkan oleh konslet di kawasan perkantoran, pasar, serta rumah masyarakat menuai perhatian Kementerian ESDM.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat konslet, Kementerian ESDM menyiapkan peraturan menteri (permen) ihwal konversi MCB.

Baca juga: ESDM catat rasio elektrifikasi Indonesia capai 99,83 persen

“Untuk permennya juga sudah disiapkan. Lagi proses harmonisasi,” kata Yuliot.

Dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, GPAS juga dikenal sebagai RCD (residual current device) atau RCPD (residual current protective device), atau GFCI (ground fault circuit interrupter, digunakan di Amerika Serikat).

Peraturan Menteri ESDM tentang Penerapan GPAS pada Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Tegangan Rendah akan menjadi dasar hukum penerapan wajib GPAS.

Langkah wajib GPAS dapat dilaksanakan secara bertahap untuk melindungi masyarakat dari bahaya listrik.

Baca juga: Kementerian ESDM cegah kebakaran akibat listrik lewat sosialisasi GPAS

Pemerintah juga mendorong pabrikan GPAS agar mendukung kesiapan penerapan kebijakan ini melalui peningkatan kapasitas produksi dan distribusi nasional agar GPAS mudah diakses di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, inovasi produk diharap agar lebih adaptif, serta memberikan edukasi teknis bagi tenaga teknik dan instalatir.

Dengan adanya regulasi yang kuat dan dukungan semua pihak, penerapan GPAS diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan listrik, mencegah kebakaran, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna listrik di seluruh Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Ruben Onsu Usai Lihat Video Permintaan Maaf Sarwendah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Sampah dari Hulu Disebut Jadi Tantangan di Muara Angke
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Purbaya: Indonesia tidak Mengarah ke Krisis seperti 1997-1998
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Komisi Yudisial Sebagai Penyempurna Kekuasaan Kehakiman
• 3 jam laludetik.com
thumb
KLH Gaungkan Pertobatan Ekologis untuk Tekan Produksi Sampah Nasional yang Capai 51 Juta Ton per Tahun
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.