Industri penyelenggaraan acara atau event organizer (EO) terus menunjukkan prospek pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas korporasi, pariwisata, hingga penyelenggaraan berbagai agenda nasional dan internasional. Melihat peluang tersebut, Groovy EO resmi memperluas operasinya dengan membuka kantor kedua di Bali sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis perusahaan.
Langkah ini dilakukan bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi perusahaan dan menjadi salah satu upaya Groovy EO untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi event management berskala nasional.
Founder & CEO Groovy EO Ferdinan Perpi Ryan mengatakan ekspansi ke Bali bukan sekadar pembukaan cabang baru, melainkan langkah strategis untuk menjadikan Pulau Dewata sebagai pusat layanan perusahaan di kawasan Indonesia Timur.
"Target utama kami bukan sekadar membuka cabang baru, tetapi menjadikan Bali sebagai hub strategis Groovy EO untuk memperkuat layanan event di Indonesia Timur. Kami melihat Bali tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event nasional dan internasional yang terus berkembang," ujar Ferdinan.
Menurutnya, kehadiran tim khusus di Bali akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan yang lebih responsif kepada klien sekaligus memperluas kontribusi terhadap pertumbuhan industri event di kawasan tersebut.
Pilihan Bali sebagai lokasi ekspansi dinilai memiliki dasar bisnis yang kuat. Selain dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, Bali juga menjadi salah satu pusat kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Indonesia yang secara rutin menjadi tuan rumah berbagai agenda korporasi, pemerintahan, hingga event internasional.
"Bali bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga salah satu gerbang Indonesia bagi berbagai kegiatan bisnis, korporasi, dan event internasional. Kami melihat Bali sebagai pasar yang matang sekaligus memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar," katanya.
Baca Juga: Ciptakan Nilai Bisnis Baru, Pertamina Percepat Transformasi Digital dan Pemanfaatan AI
Untuk mendukung ekspansi tersebut, Groovy EO juga melakukan investasi pada penguatan sumber daya manusia dan teknologi guna memastikan standar layanan yang selama ini diterapkan di Jakarta dapat direplikasi di Bali.
"Biaya ekspansi ke Bali ini tidak murah. Kami ingin segera menduplikasi kualitas sumber daya manusia dan teknologi yang kami miliki selama ini di Jakarta agar bisa tersedia dengan baik juga di Pulau Dewata," jelas Ferdinan.
Sementara itu, Director Groovy EO Samuel Halim menilai kebutuhan pasar terhadap layanan event yang terintegrasi dan berkualitas tinggi masih terus meningkat. Menurutnya, salah satu tantangan yang sering dihadapi klien adalah mendapatkan kualitas pelayanan yang konsisten ketika menyelenggarakan acara di luar kota.
"Kami cukup dikenal dan dinilai dari kualitas pelayanan dan kemampuan memberikan solusi holistik kepada seluruh klien kami. Sering kali klien kesulitan mendapatkan tingkat pelayanan yang sama ketika mereka mengadakan event atau perjalanan perusahaan ke luar kota, termasuk Bali," ujarnya.
Meski Bali telah memiliki banyak pelaku EO lokal, Groovy EO optimistis mampu bersaing dengan menawarkan standar layanan yang selama ini menjadi kekuatan perusahaan.
Samuel menambahkan, ekspansi di Bali akan membuka peluang lebih luas bagi perusahaan untuk menggarap berbagai segmen pasar, mulai dari corporate event, destination event, hingga kegiatan berbasis pengalaman yang menggabungkan unsur bisnis, budaya, kuliner, dan wisata.
Menurutnya, keunggulan Bali terletak pada kemampuannya menghadirkan kombinasi antara fasilitas pertemuan kelas dunia dengan pengalaman destinasi yang tidak dimiliki daerah lain.
"Menarik untuk menggabungkan event formal di hotel dengan berbagai aktivitas, cita rasa kuliner dan budaya, variasi destinasi alam, serta atmosfer yang hanya dimiliki oleh Bali. Hal tersebut menjadikan Bali sebagai destinasi kelas dunia untuk berbagai kegiatan korporasi maupun lifestyle event," katanya.
Baca Juga: Advan Kenalkan Ultra Smartwatch Lewat Event Lari, Sandiaga Uno Ikut Jajal 5KM di Senayan
Ke depan, Groovy EO belum berencana membuka kantor baru di kota lain. Namun perusahaan tetap membuka peluang untuk menangani berbagai proyek internasional sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya di Manila, Filipina, dan Siem Reap, Kamboja.
Memasuki usia dua dekade pada 2027 mendatang, Groovy EO menargetkan dapat terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi event premium yang mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis.
"Kami ingin terus memposisikan diri sebagai penyedia solusi event berkualitas tinggi yang tidak pernah berhenti berinovasi sehingga dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap klien," tutup Samuel.





