Jakarta: Tourism Malaysia menargetkan sekitar 5 juta wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Malaysia sebagai bagian dari program Visit Malaysia 2026.
Indonesia dinilai tetap menjadi pasar utama yang berperan penting dalam pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Negeri Jiran.
Direktur Jenderal Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim mengatakan, Malaysia menargetkan total 47 juta wisatawan asing pada 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 42,5 juta kunjungan wisatawan internasional.
Menurut Amirul, kondisi global saat ini menjadi tantangan bagi industri pariwisata, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada pergerakan wisatawan internasional. Sektor pariwisata disebut sebagai salah satu industri yang paling rentan terhadap gejolak global dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
"Indonesia memang pasar utama kami. Sebab itu kami terus mempertahankan momentum promosi di Indonesia melalui berbagai kegiatan dan kerja sama yang berkelanjutan," ujar Amirul dalam konferensi pers Malaysia Fair 2026 di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.
Ia menjelaskan Tourism Malaysia terus mengintensifkan promosi di berbagai daerah di Indonesia melalui kegiatan bisnis ke bisnis bersama pelaku industri pariwisata. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pertumbuhan kunjungan wisatawan Indonesia di tengah ketidakpastian situasi global.
Selain menargetkan peningkatan jumlah wisatawan, Malaysia juga memperkuat promosi wisata kesehatan yang dipadukan dengan sektor pariwisata. Konsep yang ditawarkan adalah medical tourism plus, yakni menggabungkan layanan kesehatan dengan pengalaman berwisata sesuai minat pengunjung.
Destinasi yang menjadi andalan untuk wisata kesehatan antara lain Kuala Lumpur, Penang, Melaka, dan Johor Bahru. Tourism Malaysia juga mulai memperkenalkan Sabah dan Sarawak sebagai pilihan baru yang mengombinasikan layanan kesehatan dengan wisata alam dan kepulauan.
Melalui strategi tersebut, Malaysia berharap dapat mempertahankan posisi Indonesia sebagai salah satu penyumbang wisatawan terbesar sekaligus mendukung pencapaian target Visit Malaysia 2026.
(Keysa Qanita)




