Bisnis.com, PURWAKARTA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk bermuatan kayu dan truk tangki pengangkut solar terjadi di ruas Tol Cipali KM 80+700 arah Cirebon, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (6/6/2026) pagi.
Insiden tersebut memicu kebakaran hebat pada truk tangki dan menyebabkan satu lajur tol ditutup sementara selama proses penanganan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.09 WIB saat kedua kendaraan melaju searah menuju Cirebon. Berdasarkan hasil investigasi awal, truk kayu dan truk tangki berada pada jalur yang sama ketika terjadi senggolan antarkendaraan.
Kepala Sustainability Management & Corporate Communications Department Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan gesekan antara kedua kendaraan diduga menjadi pemicu munculnya percikan api.
“Berdasarkan investigasi awal, insiden diduga bermula saat truk kayu terserempet truk tangki ketika melintas searah, sehingga memicu percikan api dan menyebabkan kebakaran,” kata Ardam dalam pesan singkat, Sabtu (6/6/2026).
Sesaat setelah terjadi senggolan, api dengan cepat membesar dan melalap bagian truk tangki yang mengangkut bahan bakar solar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.
Baca Juga
- Bulan Belanja Bandung 2026 Digulirkan, Perputaran Ekonomi Ditargetkan Rp101 Miliar
- Sentra Garam Terbesar Jabar Terjebak Jalan Rusak Puluhan Tahun
- Atasi El Nino Godzila dan Sampah di Jabar, KDM Pimpin Rakor dengan TNI dan BMKG
Laporan dari pengguna jalan segera diterima petugas Astra Tol Cipali. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas tol bersama anggota Kepolisian dan tim Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Subang serta Purwakarta langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamanan area kejadian untuk mencegah risiko kecelakaan lanjutan. Sementara itu, tim pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang terus membakar kendaraan.
Selama proses pemadaman berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap diupayakan berjalan. Petugas menerapkan pengaturan lalu lintas dan mengarahkan kendaraan untuk melintas melalui lajur yang masih aman digunakan.
Setelah sekitar dua jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 10.09 WIB. Tidak lama kemudian, petugas mulai melakukan proses pendinginan area kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Tahap penanganan kemudian berlanjut ke proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Untuk memberikan ruang bagi petugas bekerja dan menjaga keselamatan pengguna jalan, lajur 1 di sekitar lokasi kejadian ditutup sementara.
Sementara itu, kata Ardam, lajur 2 dan lajur 3 tetap dibuka sehingga kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon masih dapat melintas. Meski demikian, arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan akibat aktivitas pemadaman dan evakuasi.
"Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh pihak yang terlibat dilaporkan selamat," tutup Ardam.





