MOSKOW, KOMPAS.TV - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tidak mau bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk mengakhiri perang. Putin mengatakan pertemuan tersebut tidak ada gunanya.
Pernyataan Putin itu menanggapi surat yang dikirimkan Zelenskyy pada Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Xi Jinping Akan ke Korea Utara Pekan Depan
Pada surat terbuka itu, Zelenskyy menyerukan negosiasi langsung dengan Putin.
Ia menegaskan salah jika hanya menunggu perang di Ukraina untuk kembali menjadi fokus perhatian Amerika Serikat (AS).
Zelenskyy juga meminta gencatan senjata, namun sambil menunjukkan nada menantang bahkan terkadang mengejek.
Dikutip dari BBC, Sabtu (6/6/2026), Putin menyebut surat tersebut tak sopan dan menolak permintaan pertemuan.
Ia juga menegaskan kembali posisinya bahwa pembicaraan damai harus mendahului gencatan senjata apa pun.
“Saya melihat tak ada gunanya pada saat ini,” katanya saat ditanya apakah akan mengambil tawaran Zelenskyy.
“Apakah itu cara untuk menciptakan kondisi bagi pertemuan tatap muka atau cara untuk menghindari pertemuan tatap muka? Saya pikir itu adalah yang kedua,” kata Putin.
Putin pun menegaskan kembali posisinya bahwa gencatan senjata hanya akan memungkinkan Ukraina untuk memperkuat diri kembali.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : BBC
- vladimir putin
- voloymyr zelenskyy
- ukraina
- rusia
- perang di ukraina





