VIVA – Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman ternyata membuat media Vietnam mulai melihat skuad Garuda dengan cara berbeda. Mereka menilai pasukan John Herdman kini bukan lagi sekadar tim kuda hitam, melainkan kandidat kuat juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Media Vietnam, PLO.vn, menyoroti performa Timnas Indonesia setelah menang 3-0 atas Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Hasil itu dianggap sebagai sinyal bahwa skuad Garuda punya kualitas untuk bersaing dengan raksasa Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.
PLO.vn bahkan menulis bahwa Timnas Indonesia menunjukkan kelas sangat tinggi dalam pertandingan tersebut. Mereka menyebut kemenangan atas Oman membuat Indonesia layak diperhitungkan sebagai kandidat terkuat di Piala AFF versi FIFA atau FIFA ASEAN Cup 2026.
"Dilihat dari gaya permainan ini, Indonesia tampaknya menjadi kandidat terkuat untuk gelar Piala AFF FIFA 2026," tulis PLO.vn.
- ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.
Oman bukan lawan sembarangan untuk ukuran sepak bola Asia Tenggara. Tim asal Timur Tengah itu pernah menjadi mimpi buruk Vietnam pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 karena mampu menang dalam dua pertemuan.
Namun, situasi berbeda terjadi ketika Oman menghadapi Indonesia di SUGBK. Skuad Garuda justru tampil percaya diri, agresif, dan mampu menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
PLO.vn menilai permainan Indonesia mengingatkan pada "Belanda 2.0". Sebutan itu muncul karena Indonesia menurunkan banyak pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di Eropa dan luar negeri.
Dalam laga tersebut, Indonesia membuka keunggulan melalui Justin Hubner pada menit ke-13. Gol cepat itu membuat Oman semakin sulit mengembangkan permainan karena tekanan Garuda terus datang dari berbagai lini.
- ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/agr
Ole Romeny kemudian menggandakan keunggulan Timnas Indonesia pada menit ke-27. Gol tersebut semakin memperlihatkan bahwa skuad Garuda tampil lebih efektif dibanding lawannya.
Oman sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik penalti. Namun, Emil Audero tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi lawan dan menjaga keunggulan Indonesia.
Pada babak kedua, Ragnar Oratmangoen ikut mencatatkan namanya di papan skor. Golnya membuat Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0.




