OJK Catat Ada 3 UUS Lakukan Spin Off dengan Mendirikan Perusahaan Baru

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 41 perusahaan telah menyampaikan perubahan Rencana Kerja Pemisahan Unit Syariah (RKPUS).

OJK Catat Ada 3 UUS Lakukan Spin Off dengan Mendirikan Perusahaan Baru (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sebanyak 41 perusahaan telah menyampaikan perubahan Rencana Kerja Pemisahan Unit Syariah (RKPUS).

Hal ini sebagai tindak lanjut Pasal 9 POJK Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Reasuransi.

Baca Juga:
Timnas Indonesia Putus Catatan 38 Tahun Tanpa Kemenangan dari Oman

Dari 41 perusahaan tersebut, sebanyak 26 perusahaan menyatakan akan melakukan spin-off unit syariah dengan mendirikan perusahaan baru dan 15 perusahaan akan mengalihkan portofolio kepada perusahaan lain.

"Per 22 Mei 2026 terdapat 3 perusahaan yang telah melakukan spin-off dengan mendirikan perusahaan baru dan 7 perusahaan spin-off dengan mengalihkan portofolio kepada perusahaan lain," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga:
IHSG Sepekan Ditutup ke Level 5.594, Kapitalisasi Pasar Rp9.807 Triliun

Selain itu, terdapat 10 perusahaan yang dalam proses spin-off dengan pendirian perusahaan baru dan 3 perusahaan yang dalam proses spin-off dengan mengalihkan portofolio kepada perusahaan lain.

Selanjutnya, dalam rangka pengembangan keuangan syariah, OJK telah melakukan beberapa inisiatif, yaitu melalui penyusunan Rancangan POJK tentang Pedoman Akuntansi bagi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PAPSI).

Baca Juga:
Utang Warga Indonesia ke Pindar Tembus Rp102 Triliun pada April 2026

"Saat ini telah dilaksanakan pembahasan draft PAPSI melalui Focus Group Discussion (FGD) lanjutan bersama IAI, IAPI, dan asosiasi pada tanggal 20 – 21 Mei," katanya.

Adapun dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan pembahasan bersama perwakilan asosiasi dan pelaku Industri Jasa Keuangan Syariah yang tergabung dalam Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS) pada tanggal 6 Mei 2026 di Jakarta.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Anjlok, Indeks Nasdaq Turun 4 Persen

Dalam pembahasan dimaksud, OJK mendorong komitmen kolaborasi yang lebih kuat dari seluruh anggota OC LIKS agar sinergi dapat diimplementasikan hingga tingkat daerah dan diikuti dengan penguatan kolaborasi melalui penyelenggaraan kegiatan bersama secara berkala, termasuk pelaksanaan event besar keuangan syariah yang melibatkan seluruh sektor.

Upaya dimaksud ditujukan untuk mendorong peningkatan pemahaman dan pendalaman pasar (financial deepening) keuangan syariah melalui upaya perluasan akses keuangan syariah bagi masyarakat.

"Program peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah ke depan diharapkan mendapatkan dukungan seluruh pihak baik dalam pelaksanaannya maupun dalam pemberitaan dan penyebaran informasi keuangan syariah, khususnya melalui media sosial, dengan menonjolkan nilai dan keutamaan keuangan syariah guna meningkatkan awareness dan kepercayaan masyarakat," tutur Frederica.

Di sisi lain, OJK juga mencatat indeks saham syariah (ISSI) menurun 30,15 persen year to date (ytd).

Sementara, Asset Under Management (AUM) Reksa Dana Syariah tumbuh 0,32 persen ytd menjadi Rp83,71 triliun. Per Maret 2026, piutang pembiayaan syariah tumbuh 10,87 persen yoy dan pembiayaan perbankan syariah tumbuh 10,74 persen yoy.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Polisi: Plastik Hitam di Flyover Tanah Baru Tak Berisi Bayi, tapi Bangkai Kucing
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Terjangkau, Alasan Warga Indonesia Pilih Malaysia untuk Wisata Kesehatan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tak Bisa Diungkapkan Kata-kata, Reaksi Emosional Mathew Baker Usai Cetak Rekor Debutan Termuda di Timnas Indonesia
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Dihajar Timnas Indonesia, Pelatih Oman Ungkap Keunggulan Tim Garuda Dibanding Timnya
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.