INTI Berikan Beasiswa kepada Cathlyn dan Meivy, Tegaskan Dukungan Tanpa Diskriminasi

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) menyerahkan bantuan beasiswa S-1 secara simbolis kepada Cathlyn dan Meivy, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kota Makassar, di Makassar Golden Hotel, Sabtu, 6 Juni.

Pemberian beasiswa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kedua siswi yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah mencuatnya isu dugaan diskriminasi dalam proses seleksi Paskibraka tingkat nasional di Sulawesi Selatan.

Ketua Harian PP INTI Ulung Rusman mengatakan, organisasi yang dipimpinnya memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong terwujudnya Indonesia yang bebas dari diskriminasi. Menurutnya, kehadiran INTI dalam polemik yang sempat terjadi bukan untuk mempersoalkan hasil seleksi, melainkan memberikan dukungan kepada generasi muda agar tetap bersemangat berkarya dan mencintai Indonesia.

“INTI mempunyai tanggung jawab moral menjalankan misi membawa Indonesia ke arah yang lebih baik tanpa diskriminasi,” kata Ulung dalam sambutannya via Zoom.

Ia menjelaskan, pendidikan merupakan salah satu program utama INTI yang telah dijalankan sejak lama melalui berbagai skema bantuan pendidikan, mulai dari Beasiswa Pelangi hingga beasiswa jenjang S-1, S-2, dan S-3.

Menurut Ulung, generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin sekaligus siap untuk dipimpin. Karena itu, ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi bagi bangsa.

“Sebagai anak muda Indonesia harus siap memimpin tetapi juga harus siap untuk dipimpin,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan INTI Sulawesi Selatan Albertus Yap mengaku bangga melihat semangat dan perjuangan Cathlyn dan Meivy. Ia menilai keduanya telah menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia yang tercermin dari semangat kebangsaan yang mereka tunjukkan selama mengikuti proses seleksi Paskibraka.

“Kami melihat ada Merah Putih yang berkibar di dada kalian. Beasiswa ini adalah bentuk dukungan agar kalian fokus bersekolah, terus berprestasi dan semangat mengejar mimpi sampai setinggi-tingginya,” katanya.

Albertus menegaskan, pemberian beasiswa tidak dimaksudkan untuk memengaruhi atau mengubah hasil seleksi Paskibraka yang telah ditetapkan panitia. Menurutnya, INTI menghormati keputusan tersebut dan memilih memberikan perhatian kepada para peserta sebagai generasi muda yang perlu terus didorong untuk berkembang.

“Tidak sama sekali beasiswa ini untuk mengubah hasil seleksi. Keputusan panitia kami terima, kami mendukung manusianya dan semangatnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, program beasiswa tersebut akan berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Ke depan, peserta terbaik dari Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar juga direncanakan akan memperoleh dukungan pendidikan dari INTI.

Di kesempatan yang sama, Ketua Generasi Muda Perhimpunan Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) Erfan Sutono menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal berbagai persoalan yang berpotensi mengandung unsur diskriminasi dan sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Menurut Erfan, GEMA INTI merasa perlu terlibat dalam polemik yang sempat berkembang terkait seleksi Paskibraka sebagai bentuk komitmen menjaga nilai kebhinekaan dan kesetaraan di Indonesia.

“GEMA INTI hadir untuk memastikan tidak ada isu SARA dan diskriminasi di Indonesia, termasuk pada polemik Paskibraka kemarin,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Karena itu, seluruh generasi muda diharapkan terus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tidak ragu menunjukkan identitasnya sebagai warga negara Indonesia.

“Yakinlah bahwa kita 100 persen Indonesia. Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia,” pungkasnya. (uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polemik Sarwendah-Ruben Onsu yang Berujung Permintaan Maaf
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dua WNA di Papua Barat Diduga Langgar Aturan Keimigrasian
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sidang Kabinet Akan Putuskan Skema Bagi Hasil Minerba Ala Migas yang Dikaji Pemerintah
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Radial Road Lontar Akan Dibuka Pertengahan Juni 2026
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sterilisasi TKP Ledakan Bom di Biak Terkendala Cuaca
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.