Medan: Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatra Utara mencatat 1.992 rumah terdampak akibat bencana banjir melanda Kota Medan. Banjir tersebut terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026.
"Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops Sumut banjir melanda empat kecamatan," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, dilansir dari Antara, Sabtu, 6 Juni 2026.
Baca Juga :
Empat Desa di Buol Terendam Banjir, Ratusan Warga Terdampak
Pusdalops menyebut banjir yang melanda Kota Medan tersebut diakibatkan meluapnya sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi. Pusdalops mendata sedikitnya 1.992 rumah terdampak dan 30 jiwa melakukan pengungsian.
Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Masyarakat Kota Medan mengungsi akibat banjir melanda wilayah itu pada Jumat, 5 Juni 2026. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut
Ia mengatakan pemerintah kota setempat melakukan pemantauan tinggi muka air di daerah sungai dan wilayah rawan banjir. Pemantauan perkembangan cuaca dari BMKG juga dilakukan, sekaligus menyiagakan personel dan peralatan terkait.
Selain itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak. "Berdasarkan laporan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia," ujarnya.




