Warga di Jakut Masih Khawatir Air PAM Mati Hari Ini, Tetap Stok Air di Ember hingga Drum

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga di Jakarta Utara mengaku masih khawatir pasokan air PAM justru akan terhenti pada hari ini, Sabtu (6/6/2026).

Sebelumnya, warga menerima pemberitahuan bahwa pasokan air PAM di tiga kelurahan di Jakarta Utara, yakni Penjaringan, Pejagalan, dan Ancol, akan dihentikan sementara mulai Jumat (5/6/2026) pukul 23.00 WIB hingga Sabtu pukul 03.00 WIB.

Namun, hingga Sabtu pagi, aliran air PAM di sejumlah rumah warga masih mengalir normal.

Baca juga: ERP di Jakarta Ditargetkan Beroperasi 2028, Ini 3 Ruas Jalan yang Akan Kena Tarif

"Saya sangat khawatir kalau matinya justru di hari ini," ungkap warga RW 11, Penjaringan, Jakarta Utara, Deni (45), ketika berbincang dengan Kompas.com di sekitar rumahnya, Sabtu pagi.

Oleh karena itu, sejak pertama kali mendapat informasi bahwa air PAM akan mati, ia sudah memenuhi toren air di rumah.

Air yang tertampung di toren miliknya dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya selama satu hari.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan Ketua RW 13 Penjaringan, Tri Tanto. Ia mengaku masih waswas apabila pasokan air PAM justru terhenti pada Sabtu.

Karena itu, ia mengimbau anaknya yang tinggal di rumah berbeda untuk menyimpan cadangan air dengan mengisi penuh bak mandi.

"Ukuran bak mandi saya lumayan 1,10 x 1,10 meter," ucap Tri kepada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Pasien yang Tusuk Perawat Klinik Gigi di Tangerang Tak Kenal Korban

Sementara itu, Eko, warga RW 16 Pejagalan, mengaku sudah menyiapkan cadangan air sejak Jumat.

"Udah ada pemeberitahuan, jadi sudah ada persiapan, lagi pula matinya juga enggak lama kalau jadi mati," tutur Eko, Sabtu.

Meski air PAM tak mati, ia tetap menyimpan air bersih di berbagai wadah, mulai dari ember berkapasitas 25 liter, bak mandi, hingga drum plastik berkapasitas 200 liter.

Eko mengaku masih khawatir pasokan air PAM di rumahnya justru akan terhenti pada Sabtu.

Hal serupa diungkapkan Yunita (35), warga RW 06 Pejagalan. Ia mengatakan tidak akan menggunakan cadangan air yang telah ditampung sebagai langkah antisipasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Yang udah disetok enggak akan digunain, karena kan jaga-jaga takutnya malah mati hari ini kita enggak punya cadangan air malahan," ungkap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Digestion Expert Lab Jadi Cara Inovatif Lactogrow Agar Orang Tua Jaga Kesehatan Pencernaan Anak
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemkab Pasaman Barat Ajak Gen Z Rekam KTP-el Saat Libur Sekolah
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gunakan Whip Pink hingga Buat Temannya Lumpuh Sementara, ZNM Minta Maaf
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kata Mensesneg soal Pigai Usul Sipil Bisa Isi Jabatan Nonoperasional di Polri
• 11 jam laludetik.com
thumb
Foto: Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Oman di GBK
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.