Bisnis.com, JAKARTA - Petenis nomor dua dunia Alexander Zverev akhirnya mengantongi tiket final Roland Garros 2026.
Kemenangannya di semifinal diperoleh setelah mengalahkan unggulan ke-26 Jakub Mensik dengan skor akhir 7-5, 6-2, 3-6, 6-3.
Ini pun menjadi final Grand Slam keempatnya, dan yang kedua di Roland Garros. Pertandingan final pun bisa menjadi kesempatan untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya di Lapangan Philippe-Chatrier pada Minggu.
“Dia mulai bermain luar biasa di set ketiga. Dia benar-benar meningkatkan permainannya ke level yang lebih tinggi. Tapi ini Grand Slam, pertandingannya lima set. Lawan akan bermain lebih baik. Anda harus menghadapinya… Saya telah melakukannya dan saya berharap dapat memainkan pertandingan hebat lainnya pada hari Minggu,” kata Zverev tentang Mensik dikutip dari ATP, Jumat (5/6).
Di final, Zverev akan bertemu dengan Flavio Cobolli. Di mana pertandingan antara Flavio Cobolli dan Mateo Arnaldi harus terhenti.
Diketahui Arnaldi akhirnya mengundurkan diri sesaat sebelum pertandingan karena masalah kesehatan yang disebabkan oleh virus.
Baca Juga
- Alexander Zverev Melaju ke Final Roland Garros 2026
- Prediksi Final Roland Garros 2026, Mampukah Zverev Ikuti Langkah Sinner?
- Jadwal Final Tunggal Putri Andreeva vs Chwalinska di Roland Garros 2026
Pengumuman itu dibuat sekitar pukul 17:35 BST, 25 menit sebelum pasangan Italia itu dijadwalkan memasuki lapangan di Paris.
"Saya mencoba untuk melihat apakah saya bisa masuk ke lapangan, tetapi setiap kali saya bangun, saya merasa pusing. Itu adalah keputusan yang tepat," kata Arnaldi, peringkat 104 dunia, yang sebelumnya belum pernah melewati babak keempat turnamen Grand Slam, dikutip dari BBC.
Final Roland Garros 2026 pun menjadi Grand Slam selanjutnya yang siap direbut oleh Zverev-sang petenis asal Jerman.
Sebelumnya, Zverev kalah di final grand slam pertamanya di US Open 2020 dalam tie-break set kelima melawan Dominic Thiem setelah unggul dua set dan berkesempatan memenangkan pertandingan di set kelima.
Ia kemudian dikalahkan oleh Carlos Alcaraz pada 2024 dan Jannik Sinner di final Australian Open 2025.




