Pantau - PT Pelni Cabang Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat memanfaatkan program stimulus pemerintah berupa diskon tiket kapal sebesar 30 persen selama masa libur sekolah 2026 untuk mendukung mobilitas perjalanan antardaerah melalui transportasi laut.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana menyatakan program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang berlaku secara nasional di seluruh Indonesia.
Ia mengungkapkan, "Program stimulus ini merupakan kebijakan pemerintah pusat terkait penyediaan angkutan kapal laut untuk libur anak sekolah."
Diskon 30 persen diberikan dari tarif dasar tiket kapal Pelni untuk keberangkatan pada periode 20 Juni hingga 25 Agustus 2026.
Penjualan tiket dengan potongan harga tersebut telah dibuka sejak 6 Juni dan akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.
Total kuota yang disediakan dalam program ini mencapai 693 ribu tiket kapal Pelni di seluruh Indonesia.
Pelni menerapkan sistem kuota terbatas sehingga program diskon akan berakhir secara otomatis apabila kuota telah habis digunakan masyarakat.
Putra Kencana menegaskan, "Artinya, siapa cepat dia dapat. Kalau kuotanya penuh, diskon tiket Pelni otomatis berakhir."
Kapal yang Melayani Rute dari TanjungpinangDari wilayah Tanjungpinang, Pelni menyiapkan dua kapal yang melayani masyarakat selama masa libur sekolah, yakni KM Bukit Raya dan KM Tidar.
KM Bukit Raya melayani rute Kijang–Belinyu–Tanjung Priok dan kembali ke titik keberangkatan sesuai jadwal reguler.
KM Tidar melayani rute Kijang–Letung–Tarempa–Natuna–Midai–Serasan–Pontianak–Surabaya sesuai jadwal operasional yang telah ditetapkan.
Kedua kapal tersebut memiliki frekuensi keberangkatan sebanyak dua kali setiap bulan.
Kapasitas normal KM Bukit Raya mencapai 970 penumpang.
Kapasitas normal KM Tidar mencapai 1.900 penumpang.
Pelni juga berencana mengajukan dispensasi tambahan kapasitas penumpang untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa selama libur sekolah.
Putra Kencana menjelaskan, "Kapasitas normal KM Bukit Raya 970 penumpang dan KM Tidar 1.900 penumpang. Kami juga akan mengajukan dispensasi penumpang, jumlahnya tergantung persetujuan pusat."
Seluruh Kapal Telah Jalani Uji PetikPelni memastikan seluruh kapal yang akan beroperasi selama masa libur sekolah telah menjalani uji petik.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan pelayaran, kelaiklautan kapal, keamanan, kenyamanan penumpang, serta kesiapan operasional kapal terpenuhi.
Langkah tersebut dilakukan sebelum menghadapi potensi peningkatan jumlah penumpang selama periode libur sekolah 2026.
Program diskon tiket ini ditujukan untuk membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan dan meringankan beban akomodasi transportasi laut.
Program serupa sebelumnya telah diterapkan pada periode libur Lebaran Idul Fitri serta Natal dan Tahun Baru 2026.
Pada pelaksanaan sebelumnya, realisasi penggunaan diskon tiket Pelni mencapai 100 persen dari kuota yang tersedia.
Tingginya tingkat pemanfaatan tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program diskon tiket kapal.
Pelni mengimbau masyarakat segera membeli tiket agar dapat memperoleh potongan harga sebelum kuota habis.
Putra Kencana mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut secara maksimal.
Ia menegaskan, "Makanya, kami mengajak masyarakat betul-betul memanfaatkan diskon 30 persen tiket Pelni sesuai ketentuan yang berlaku."
Program stimulus ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi laut yang lebih terjangkau sekaligus mendorong aktivitas pariwisata dan perjalanan antardaerah selama musim libur sekolah tahun 2026.




