Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib dan rezeki seseorang memang tidak pernah ada yang tahu. Kisah bak kejatuhan durian runtuh kali ini dialami oleh Slamet Santoso, seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur. Berniat mengadu nasib ke Eropa sebagai pekerja migran, Slamet malah berakhir menjadi pemain sepak bola profesional di Polandia.

Bagaimana kisah keajaiban ini bisa terjadi? Yuk, simak ceritanya. Kisah unik ini bermula saat pemuda berusia 28 tahun tersebut sukses merantau ke Kota Pyrzyce, Polandia. Di sana, agenda utamanya murni hanya untuk bekerja mencari nafkah.

Sebagai pencinta sepak bola, Slamet Santoso kerap menghabiskan waktu luangnya setelah pulang kerja untuk bermain si kulit bundar. Kebetulan, tempat tinggalnya berdekatan dengan stadion yang menjadi markas klub lokal, Sokol Pyrzyce. Di sanalah ia sering bermain bola bersama anak-anak setempat.

Siapa sangka, aksinya di lapangan justru memikat mata salah satu ofisial klub Sokol Pyrzyce yang sedang memantau situasi. Melihat skill Slamet Santoso yang berada di atas rata-rata orang awam, pihak klub langsung bergerak cepat dan mengundangnya untuk mengikuti sesi trial (uji coba) selama dua bulan.

Daya pikat pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu ternyata bukan kebetulan semata. Usut punya usut, ia bukanlah orang baru di dunia sepak bola. Di Indonesia, ia memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di kompetisi lokal, di antaranya:

- Binaan SSB Porwing Ringin Telu

- Mantan pemain Baruna Nusantara FC

- Mantan penggawa Banyuwangi Putra di Liga 3 Indonesia

Pengalaman bertanding di kompetisi seketat Liga 3 Indonesia itulah yang membuat mental dan kemampuan Slamet Santoso tetap terjaga meski sudah beralih profesi menjadi pekerja migran.

Setelah memantau perkembangannya selama dua bulan dan menelusuri rekam jejak digitalnya di Indonesia, Sokol Pyrzyce tanpa ragu langsung menyodorkan kontrak. Melalui akun Facebook resminya, klub tersebut resmi memperkenalkan Slamet Santoso sebagai amunisi baru mereka untuk musim depan.

Proses transfer ini sempat berjalan alot dan memakan waktu lama. Hal ini dikarenakan status Slamet sebagai pemain asing, sehingga dokumen administrasinya harus diurus secara super teliti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ferrari tanpa team principal Fred Vasseur di GP Monaco 2026
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras Hingga SDM
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
8 Juni, Pemerintah dan DPR Putuskan Nasib P3K, PPPK Paruh Waktu, Ada Soal Gaji
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Fraud Pentagon di Balik Kasus Korupsi Dadan dan Silmy
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Euforia IPO SpaceX Menyebar hingga Investor Ritel Eropa
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.