Bina Marga Kramat Jati Minta PAM Jaya Segera Perbaiki Jalan Rusak Bekas Galian Pipa

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Kramat Jati menyebut telah meminta pihak PAM Jaya untuk segera memperbaiki kerusakan jalan akibat galian pipa di Jalan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Satpel Bina Marga Kramat Jati, Dudy, menjelaskan bahwa jalan yang rusak masih menjadi kewenangan PAM Jaya sehingga perbaikannya akan segera dilakukan oleh pihak tersebut.

"Sekarang masih proses test HT (tes tekan), selanjutnya pasang aksesoris dan buat bak kontrol. Saya sudah meminta untuk dirapihkan," kata Dudy saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApps, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Pajero Kejar dan Tabrak Yaris di Cipayung Jaktim, Diduga Tak Tanggung Jawab Usai Senggolan

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, Dudy meminta penambahan rambu dan pembatas di area bekas galian.

"Saya sudah instruksi segera di selesaikan dan pengamanan rambu dan barier diperbanyak serta plank pengaman," jelasnya.

Sebelumnya, warga Jalan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat bekas galian pipa milik PAM yang hingga kini belum diperbaiki.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Sabtu (6/6/2026), bekas galian pipa tersebut belum ditutup kembali dengan aspal maupun cor beton.

Akibatnya, permukaan jalan menjadi tidak rata dan terdapat perbedaan ketinggian di sejumlah titik.

Selain itu, beberapa bekas galian masih terlihat terbuka tanpa lapisan aspal atau cor beton. Batu urukan pun masih tampak di permukaan jalan.

Baca juga: Ayah dan Anak Terduga Pembunuh Pedagang Cilok di Tangerang Ditangkap

Galian tersebut juga memakan sebagian badan jalan sehingga menyisakan satu lajur yang dapat dilalui kendaraan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kondisi ini membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan saat melintas karena terjadi penyempitan jalan.

Di lokasi hanya terlihat water barrier yang diletakkan di sekitar area jalan rusak. Tidak tampak adanya rambu peringatan maupun pembatas tambahan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Antusias Olahraga di CFD Rasuna Said, Minta Dilanjut Setiap Minggu
• 5 jam laludetik.com
thumb
Raih Poin Tertinggi, SMAN 2 Samarinda Raih Juara 1 LKBB-PB Kaltim 2026
• 3 jam laludetik.com
thumb
Trump Klaim Iran Pertahankan 22% Persediaan Rudal Usai Serangan AS
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detik-detik Raisa Syok Dapat Kejutan Ulang Tahun di Konser Love & Let Go
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Rapor Merah Bursa RI, Koreksi IHSG Juni 2026 Paling Tajam di Dunia
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.