Konsultan Keuangan Minta Transparansi OJK terkait Pelemahan IHSG

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Konsultan dan Perencana Keuangan Elvi Diana meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait faktor-faktor yang memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal. Menurutnya, keterbukaan informasi ini penting untuk memberikan kepastian kepada investor di tengah tekanan yang sedang berlangsung.

Elvi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Sabtu, menekankan bahwa penjelasan mengenai kombinasi faktor domestik dan global oleh regulator harus lebih spesifik agar mudah dipahami publik. Ia menyoroti pentingnya pemerintah dan regulator untuk menjelaskan secara terbuka faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, termasuk kondisi ekonomi domestik, kebijakan fiskal dan moneter, serta perkembangan geopolitik global.

Ia berpendapat bahwa informasi yang lebih terukur dapat membantu menjaga kepercayaan investor dan mengurangi ketidakpastian di pasar. Selain itu, Elvi merekomendasikan pemerintah untuk menyiapkan kebijakan yang dapat mendukung stabilitas pasar keuangan dan memperkuat iklim investasi.

Menurut Elvi, respons yang cepat dan terukur akan membantu memulihkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional. Ia juga menyarankan Komisi XI DPR RI untuk terus mengawasi kebijakan dan langkah pemerintah serta regulator dalam merespons dinamika pasar modal.

Elvi menegaskan bahwa kepercayaan investor adalah salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan. "Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika kepercayaan itu terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasar modal, tetapi juga oleh perekonomian nasional secara keseluruhan," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berita Populer: Rekam Polisi Bertugas; Pabrik BYD Kebakaran
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Sterilisasi TKP Ledakan Bom di Biak Terkendala Cuaca
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Begini Cara Beli Tiket Kapal Wira Jaya Logitama dari Aplikasi Bank Sumut
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Yoon Suk Yeol diperiksa terkait pesan pembenaran darurat militer
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Istana: Pelemahan Rupiah karena Banyak Faktor Bukan Komunikasi Buruk Pemerintah
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.