Jakarta, tvOnenews.com - Sosok mayat perempuan yang ditemukan di saluran drainase jalur Pantai Utara (Pantura) Desa Kalianget, Banyuglugur, Situbondo, pada Sabtu (6/6) malam, teridentifikasi sebagai seorang tenaga kesehatan.
Korban adalah Murtafia Rafika Devi (34), warga Desa Besuki yang berprofesi sebagai bidan di RSUD Besuki.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Haryono. Berdasarkan keterangan rekan kerjanya, korban diketahui masih menjalankan tugas profesinya sesaat sebelum kejadian nahas tersebut.
“Berdasarkan informasi staf rumah sakit, korban masih masuk kerja pada Jumat (5/6) malam sebelum ditemukan meninggal dunia,” kata Imam.
Penemuan jenazah ini segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Situbondo bersama personel Polsek Banyuglugur langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari petunjuk terkait kematian korban yang diduga kuat merupakan korban pembunuhan.
Kapolsek Banyuglugur, AKP Teguh Santoso, menjelaskan bahwa setelah proses identifikasi di lokasi selesai, jenazah langsung dibawa ke fasilitas medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Iya benar jenazah korban sekitar pukul 21.00 WIB sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo,” ujar AKP Teguh Santoso pada Sabtu (6/6) malam.
Selain mengevakuasi korban, pihak kepolisian juga telah melakukan pengamanan ketat di area penemuan jasad selama proses penyelidikan berlangsung.
“Tadi Tim Inafis Satreskrim Polres Situbondo juga telah melakukan olah TKP, kemudian jenazah korban dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya.
Saat ini, Kepolisian Resor Situbondo masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti serta pelaku di balik dugaan pembunuhan ini. (ant/dpi)




