Iran Sebut Serangan AS ke Situs Radar Langgar Gencatan Senjata

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Iran mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas radar dan pengawasan pesisir di wilayah selatan negara itu. Iran menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran yang jelas" terhadap gencatan senjata rapuh antara Washington dan Teheran.

Dilansir CNN, Minggu (7/6/2026), serangan itu menyasar fasilitas di wilayah Sirik dan Pulau Qeshm yang, menurut Kementerian Luar Negeri Iran pada Sabtu (6/6), "bertugas menjaga perbatasan negara dan memastikan keamanan pelayaran di jalur perairan internasional".

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) sebelumnya menyatakan pasukannya menyerang lokasi radar pengawasan di kawasan tersebut "untuk mempertahankan diri dari serangan maritim lanjutan" setelah Iran meluncurkan drone ke arah Selat Hormuz.

"Kementerian menggambarkan serangan tersebut sebagai pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata 8 April dan tindakan agresi militer terhadap kedaulatan serta integritas wilayah Republik Islam Iran," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Baca juga: AS Serang Radar Iran Usai Jatuhkan 4 Drone di Selat Hormuz

Menurut kementerian tersebut, serangan terbaru menunjukkan bahwa Washington "tidak memiliki kemauan untuk menurunkan ketegangan" dan merupakan bagian dari "pola perilaku bermusuhan dan provokatif yang lebih luas dari Amerika Serikat terhadap Iran".

Iran juga menambahkan bahwa angkatan bersenjatanya telah merespons serangan AS dengan cara yang "waspada, tegas, dan proporsional".

AS Serang Radar Iran

Sebelumnya, militer AS mengatakan pasukannya telah menyerang instalasi radar di pantai selatan Iran pada Jumat (5/6) waktu setempat, dalam peningkatan ketegangan terbaru yang mengancam gencatan senjata rapuh dalam perang di Timur Tengah.

Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/6/2026), mengumumkan bahwa pasukannya terlebih dahulu menembak jatuh empat drone serang satu arah yang diluncurkan Iran menuju jalur perairan strategis Selat Hormuz.

Setelah itu, sebut CENTCOM, pasukan AS menyerang situs radar pengintaian pantai milik Iran yang berada di Kota Goruk, Pulau Qeshm.

"Drone-drone serang itu menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional," kata CENTCOM dalam pernyataannya.

Disebutkan oleh CENTCOM bahwa serangan AS terhadap instalasi radar Iran itu bertujuan untuk "mencegah serangan lebih lanjut".




(aik/aik)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Rupiah Anjlok hingga Rp18 Ribu per Dolar AS, Bimbim Slank: Ya Kita Menjerit Lah
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Video: 2 Jurus Bos BI Jaga Likuiditas RI Selamatkan Rupiah
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ayah Mathew Baker Tak Kuasa Menahan Haru, Debut Sang Anak Bersama Timnas Indonesia Jadi Momen Tak Terlupakan
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Tradisi Bawa Oleh-oleh Perhiasan dan Aksesoris Bernuansa Emas dari Tanah Suci
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.