Negosiasi AS-Iran Makin Buntu usai Hizbullah Tolak Gencatan Senjata dengan Israel

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin rumit setelah kelompok militan Hizbullah menolak gencatan senjata dengan Israel di Lebanon.

Negosiasi AS-Iran Makin Buntu usai Hizbullah Tolak Gencatan Senjata dengan Israel. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin rumit setelah kelompok militan Hizbullah menolak gencatan senjata dengan Israel di Lebanon.

Dilansir dari Bloomberg pada Minggu (7/6/2026), penghentian agresi Israel di Lebanon menjadi salah satu isu yang dituntut Iran dalam pembicaraannya dengan AS.

Baca Juga:
Harga CPO Melemah, Dibebani Kekhawatiran Aturan Ekspor Indonesia

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berada pada tahap akhir. Di sisi lain, Teheran menyatakan bahwa negosiasi tidak menghasilkan kemajuan yang berarti.

Trump berulang kali mengklaim kesepakatan dengan Iran sudah dekat meskipun Teheran secara terbuka menolak sejumlah tuntutan utama AS, termasuk penghentian program nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Baca Juga:
Emiten Tommy Soeharto (GOLF) Sebar Dividen Rp10,36 Miliar, Catat Jadwal Pencairannya

Hizbullah merupakan sekutu dekat Teheran. Kelompok militan itu menyerang Israel pada awal Maret sebagai balasan atas serangan Tel Aviv dan Washington terhadap Iran di akhir Februari.

Sebagai balasannya, Israel melancarkan serangan udara dan invasi darat ke Lebanon, terutama wilayah selatan negara Arab itu  Pekan lalu, Tel Aviv mengumumkan rencana untuk memperluas operasi militer di Lebanon hingga ke ibu kota Beirut.

Baca Juga:
Harga Minyak Jatuh 3 Persen, Pasar Sambut Harapan Berakhirnya Konflik Iran

Dimediasi AS, Israel dan Lebanon sepakat memperbarui gencatan senjata pekan ini. Namun, pembicaraan tersebut tidak melibatkan Hizbullah.

Pada Kamis, Kepala Hizbullah Naim Qasem menyebut kesepakatan yang ditengahi AS antara Israel dan pemerintah Lebanon sebagai hal yang absurd. Alhasil, pertempuran antara kedua pihak di Lebanon selatan terus berlanjut. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRImo Permudah Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Kini Semakin Fleksibel
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Duet Adi Culla – LAP Pimpin CIDES ICMI Sulsel 2026-2031
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Kejar Target, PU Kawal Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jennifer dan Hayato Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang Lewat Konservasi Orangutan
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tukang Cilok Bunuh Rekan di Tangerang, Berdalih Karena Masalah Utang
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.