Israel Tewaskan Bayi Palestina Usia 7 Bulan di Tepi Barat

katadata.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Pasukan Israel menewaskan seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan di Tepi Barat pada Jumat (5/6) malam waktu Palestina. Kedua orang tuanya juga mengalami luka tembak dalam insiden tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban sebagai Sam Fahd Abu Haikal. Bayi itu meninggal di lokasi kejadian, sementara orang tuanya dirawat akibat luka tembak.

Nenek korban mengatakan keluarganya sedang berkendara dekat Pos Pemeriksaan 17 di Hebron. Mereka melihat kendaraan dan tentara Israel dari kejauhan lalu menghentikan mobil.

"Kami mengira tembakan itu hanya peringatan," ujar nenek yang namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan Reuters, Jumat (5/6).   

Menurut sang nenek, satu peluru mengenai wajah cucunya lalu menembus kepala. Peluru yang sama juga mengenai pipi sang ibu dan bersarang di wajahnya.

Ia menambahkan peluru tersebut turut menggores jari ayah korban. Sang ibu saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Militer Israel menyatakan insiden terjadi saat operasi di wilayah Hebron pada Jumat. Tentara melihat sebuah kendaraan melaju ke arah mereka dan melepaskan tembakan.

Menurut militer, tiga warga Palestina terluka dan dievakuasi untuk perawatan medis. Penyelidikan awal menyebut para korban merupakan warga sipil yang tidak terlibat.

Militer Israel menyatakan kasus tersebut masih ditinjau lebih lanjut. Hasil penyelidikan akan diserahkan kepada otoritas terkait.

Tel Rumeida merupakan kawasan di Hebron yang kerap menjadi titik ketegangan. Pemukim Israel tinggal di wilayah itu dengan pengamanan militer ketat.

Kawasan tersebut telah lama menjadi lokasi bentrokan di Tepi Barat yang diduduki Israel. Ketegangan melibatkan pemukim Israel dan warga Palestina setempat.

Menurut laporan Uni Eropa pada 2024, lebih dari 700 ribu pemukim Israel tinggal di Tepi Barat. Jumlah itu juga mencakup wilayah Yerusalem Timur.

Di wilayah yang sama, terdapat lebih dari tiga juta warga Palestina. Kedua komunitas hidup berdampingan di tengah konflik yang berkepanjangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Jepang Buka Peluang Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
3 Cara Ampuh Usir Semut Secara Alami yang Bikin Rumah Auto Bersih
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Detik-Detik Komplotan Pencuri Motor Pura-Pura Beli Makan | BORGOL
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Dirut ASDP: Hunimua–Waipirit operasi 24 jam perkuat konektivitas RI
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.