Jepang Buka Peluang Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Jepang dan Indonesia sepakat memulai pembahasan tingkat kerja terkait kemungkinan transfer kapal perusak kelas Asagiri kepada Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Tokyo memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Shinjiro Koizumi Menteri Pertahanan Jepang dan Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan RI di Tokyo, Jumat (5/6/2026).

Pemerintah Jepang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan kolaborasi pertahanan dengan negara-negara yang memiliki kepentingan strategis serupa di kawasan, termasuk Filipina dan Selandia Baru.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kemampuan militer dan aktivitas maritim China yang semakin agresif di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menyampaikan keinginan untuk memperluas kerja sama di bidang peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk peluang transfer kapal perusak multiguna kelas Asagiri yang saat ini dioperasikan oleh Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF).

Kementerian Pertahanan Jepang menyebut, kedua negara akan memanfaatkan kerangka kerja tingkat kerja yang dibentuk bulan lalu untuk membahas berbagai aspek teknis terkait kemungkinan transfer tersebut.

Dilansir dari Kyodo, pembahasan tersebut mencakup proses pengalihan alutsista, pelatihan personel, dukungan pemeliharaan, hingga kebutuhan operasional kapal.

Rencana tersebut dimungkinkan setelah Jepang merevisi kebijakan ekspor peralatan dan teknologi pertahanannya pada April lalu.

Revisi aturan tersebut memberikan ruang lebih luas bagi Tokyo untuk mengekspor sejumlah sistem persenjataan, termasuk kapal perang, kepada negara-negara yang telah memiliki perjanjian keamanan dan perlindungan informasi rahasia dengan Jepang.

Indonesia termasuk salah satu negara yang telah memiliki kesepakatan tersebut sehingga memenuhi persyaratan untuk menerima transfer peralatan pertahanan dari Jepang.

Kapal perusak kelas Asagiri mulai bertugas sejak 1988 dan dikenal sebagai kapal tempur multiguna yang mampu membawa helikopter patroli maritim.

Kapal ini juga dilengkapi berbagai sistem persenjataan, termasuk rudal anti-kapal selam untuk mendukung operasi peperangan laut modern.

Dalam sejarah operasionalnya, kapal-kapal kelas Asagiri pernah dikerahkan dalam misi anti-pembajakan di perairan Somalia. Kapal utama dari kelas tersebut resmi dipensiunkan oleh Jepang pada Maret 2026. (saf/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tantangan Kepolisian Kian Kompleks, STIK Sebut Polri Butuh Lebih Banyak Pemikir Strategis
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Bali
• 38 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Mobil Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Cuma Gegara Kesal Diklakson
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Bioetanol: Antara Target Ambisius dan Realitas yang Tertatih
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tersangkut Kasus di Negaranya, Ditjen Imigrasi Deportasi WNA AS
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.