Gorontalo (ANTARA) - Bupati Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi mengajak masyarakat berperan aktif mencegah penyalahgunaan narkoba menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026.
Sofyan di Gorontalo, Minggu, mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat terkait, tetapi juga memerlukan peran masyarakat dalam menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari pengaruh narkoba.
"Kita tidak saja menjaga diri sendiri, tetapi turut menjaga lingkungan, saudara-saudara, adik-adik, keluarga kita untuk tidak menyalahgunakan narkoba di manapun berada," katanya.
Baca juga: Pemkab Gorontalo pastikan kesiapan pelaksanaan Penas KTNA
Ia mengatakan masyarakat wajib menjaga nama baik daerah sebagai tuan rumah dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan terbebas dari berbagai aktivitas yang dapat merusak citra daerah.
"Beberapa hari ke depan kita akan mengarak-arakan Pekan Nasional Tani dan Nelayan sebagai tuan rumah. Marilah kita menjaga nama baik daerah ini sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu yang datang ke Provinsi Gorontalo," katanya.
Menurutnya keamanan daerah menjadi salah satu hal yang harus dijaga selama pelaksanaan PENAS KTNA berlangsung.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba agar para tamu yang datang ke Gorontalo memperoleh kesan positif terhadap daerah tersebut.
Baca juga: Kabupaten Gorontalo siap jadi tuan rumah Penas KTNA XVII
"Kita berharap daerah ini tidak ditemukan rantai-rantai yang tidak baik, rantai-rantai yang menyalahgunakan narkoba. Oleh karena itu, marilah kita menjadi tuan rumah yang baik," katanya.
Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gorontalo, komunitas pelari, pemerintah kecamatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah, BNN, komunitas olahraga dan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat serta mendukung pembangunan daerah.
"Ini adalah bukti bahwa kita semua dalam rangka membangun generasi muda ke depan, membangun daerah yang kita cintai untuk kolaborasi yang sebaik-baiknya," katanya.
Baca juga: Gempa magnitudo 5,8 guncang Banggai Sulteng hingga Gorontalo pagi ini
Sofyan di Gorontalo, Minggu, mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat terkait, tetapi juga memerlukan peran masyarakat dalam menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari pengaruh narkoba.
"Kita tidak saja menjaga diri sendiri, tetapi turut menjaga lingkungan, saudara-saudara, adik-adik, keluarga kita untuk tidak menyalahgunakan narkoba di manapun berada," katanya.
Baca juga: Pemkab Gorontalo pastikan kesiapan pelaksanaan Penas KTNA
Ia mengatakan masyarakat wajib menjaga nama baik daerah sebagai tuan rumah dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan terbebas dari berbagai aktivitas yang dapat merusak citra daerah.
"Beberapa hari ke depan kita akan mengarak-arakan Pekan Nasional Tani dan Nelayan sebagai tuan rumah. Marilah kita menjaga nama baik daerah ini sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu yang datang ke Provinsi Gorontalo," katanya.
Menurutnya keamanan daerah menjadi salah satu hal yang harus dijaga selama pelaksanaan PENAS KTNA berlangsung.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba agar para tamu yang datang ke Gorontalo memperoleh kesan positif terhadap daerah tersebut.
Baca juga: Kabupaten Gorontalo siap jadi tuan rumah Penas KTNA XVII
"Kita berharap daerah ini tidak ditemukan rantai-rantai yang tidak baik, rantai-rantai yang menyalahgunakan narkoba. Oleh karena itu, marilah kita menjadi tuan rumah yang baik," katanya.
Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gorontalo, komunitas pelari, pemerintah kecamatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah, BNN, komunitas olahraga dan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat serta mendukung pembangunan daerah.
"Ini adalah bukti bahwa kita semua dalam rangka membangun generasi muda ke depan, membangun daerah yang kita cintai untuk kolaborasi yang sebaik-baiknya," katanya.
Baca juga: Gempa magnitudo 5,8 guncang Banggai Sulteng hingga Gorontalo pagi ini





