tvOnenews.com – Timnas Mozambik bakal menjadi ujian taktis yang sangat menarik bagi Timnas Indonesia dalam kelanjutan agenda FIFA Matchday periode Juni 2026.
Tim berjuluk The Mambas tersebut dikenal memiliki kekuatan kolektif yang impresif lantaran komposisi skuadnya didominasi oleh deretan amunisi abroad (pemain yang berkarier di luar negeri).
Berdasarkan jadwal resmi, Timnas Indonesia akan menantang kekuatan Mozambik pada laga kedua yang akan digulirkan langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.
- cafonline.com
Sebelum bentrokan ini, Skuad Garuda telah lebih dulu sukses menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 pada Jumat (5/6/2026).
Anak asuh John Herdman wajib memasang kewaspadaan penuh. Pasalnya, karakter permainan negara-negara asal benua Afrika terhitung masih cukup asing bagi penggawa Merah Putih, setelah terakhir kali sempat menjajal kekuatan Libya pada laga uji coba Januari 2024 silam.
Meskipun secara prestasi di level internasional tidak terlalu mentereng, Mozambik terbukti memiliki potensi besar untuk menyulitkan langkah Skuad Garuda di lapangan hijau.
Kualitas individu pemain Timnas Mozambik tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai bukti, dari total 28 pemain yang dipanggil untuk persiapan menghadapi laga kontra Nigeria baru-baru ini, 18 personel di antaranya berstatus sebagai pemain luar negeri (abroad), dengan tujuh nama di antaranya mengais rezeki di kasta tertinggi Liga Portugal.
Salah satu pemain bintang yang paling bersinar adalah Geny Catamo. Winger lincah berusia 25 tahun tersebut saat ini bermain untuk klub raksasa Portugal, Sporting CP.
Sepanjang musim ini, Catamo tampil produktif dengan gelontoran 8 gol dan 5 assist dari total 45 penampilan di kompetisi domestik serta Liga Champions Eropa. Di level negara, ia menjadi tulang punggung dengan koleksi 15 gol dari 42 penampilan (caps).
Selain Catamo, lini pertahanan Mozambik juga diperkuat oleh bek berpengalaman Reinildo Mandava yang saat ini merumput di kompetisi Liga Inggris bersama Sunderland.
Pemain berusia 32 tahun ini memiliki CV mentereng karena pernah membela jajaran klub elite Eropa seperti Lille OSC, Atletico Madrid, hingga Benfica.
- cafonline.com
Meski dihuni amunisi kelas Eropa, prestasi The Mambas tergolong masih minim gelar juara. Di kawasan regional, mereka hanya mampu bersaing di ajang Piala COSAFA—sebuah kejuaraan sekopong negara-negara Afrika bagian Selatan yang levelnya setara dengan Piala AFF di Asia Tenggara.




